Warning!!!
"renjun sudahlah hentikan" jeno kini bergelayotan di tangan renjun membuat si punya tangan melirik dan menyipitkan mata sambil berdecak
"ck, ganggu saja"
"ayolah, ayo kita pulang"
"lepas jeno" renjun berusaha melepaskan tangan jeno yang terus menarik narik tangannya membuat kegiatannya tersebut sedikit terganggu
"kau saja pulang, lagi pula tak ada yang menyuruhmu untuk mengikutiku"
"aku hanya tak ingin sesuatu terjadi"
"pangeran jeno, kau kira aku lemah? Sebaiknya jangan ganggu aku atau aku.." renjun menggantungkan kalimatnya dan menatap ke arah jeno dengan mata merah nya, jari tangannya bergerak ke leher jeno, membuat pemilik leher itu di buat merinding
Bagimana tidak itu kuku tajam siap menembus leher nya bahkan mengeluarkan pita suara dan menarik nya keluar
Tentu saja jeno akan mengambil langkah mundur dan membiarkan renjun dengan kegiatannya
"baiklah, aku akan menunggu mu di tempat lain saja, dan tolong singkirkan kuku tajam mu itu dari leher ku"
Renjun kemudian tersenyum penuh kemenangan saat jeno penyerah untuk membujuknya pulang, jeno lalu pergi kesebuah pohon yang bisa di naiki nya, memantau dari ketinggian
Setelah itu renjun kemudian mengambil sebuah belati kecil dari saku bajunya, terlihat pantulan sinar dari belati itu ketika terkena sinar cahaya matahari sore
Jeno yang melihat terkejut, dimana renjun bisa memiliki belati itu dengan ukiran ursa major
"ursa major" gumam jeno
Lain lagi dengan renjun yang sudah siap menguliti korbannya, terlihat matanya bersinar merah melihat korbannya sudah tak bernyawa lagi akibat dia habiskan cairan pekat merah dari tubuh itu
Taring renjun terlihat kembali setelah kegiatan nya itu terganggu oleh oknum bernama jeno, renjun heran untuk apa jeno mengikutinya sampai sini padahal dia diam diam keluar dari rumah
Karena tak mau memilirkan hal yang tidak penting kini dia perlahan memutuskan leher korban dengan belati kecil di tanggan nya, guratan senyum terlihat saat dia berhasil dengan mudah memisahkan badan dan kepala korban
Selanjutnya dia mulai merobek pakaian korban sampai batas pinggang, lalu dengan telaten renjun membelah perut korban seperti yang sering dia lakukan sebelumnya
Tangan kecilnya masuk kedalam meraba beberapa organ dalam dengan sekali tarik usus korban keluar, tanpa darah sedikitpun
"manusia serakah sepertimu ini memang nikmat" Ucap renjun pelan dengan nada licik
Jeno yang memperhatikan dari atas hanya melihat dengan raut wajah yanh sulit di artikan, bahkan kini dia membayangkan dirinya lah yang di mutilasi sosok renjun disana
"astaga dewa, sadis sekali dia apa dia tak memiliki perasaan" gumam jeno
"tolong yang di atas pohon, aku bisa mendengar itu" ucap renjun lantang, membuat jeno bungkam seketika
Renjun kemudian tersenyum melihat tingkah konyol jeno saat sedang ketakutan, memang siapa yang tidak takut melihat wujud asli renjun saat ini
Rambut putih, kulit putih, mata merah, kuku panjang, gigi taring yang terlihat di sela sela bibir dan jangan lupakan tanduk di kepalanya pun nampak keluar
Ini bangsa siluman kambing atau demon sebenarnya, memang begitulah jika demon memiliki anak dari vampire, semunya tergabung menjadi satu paket lengkap
KAMU SEDANG MEMBACA
Mythic || Noren (Terbit)
FantasyRenjun merupakan anak dari sosok demon yang menikah dengan seorang vampire bangsawan rumania, merupakan sosok vampire demon yang sangat kuat, bengis, dan di kenal tak memiliki ampun jeno merupakan anak dari sosok mermaid keturunan dewa air yang meni...
