S E C O N D

2.9K 320 37
                                        



Keluarga nakamoto kini sudah mendarat di korea dengan menumpangi pesawat, walaupun mereka bisa terbang namun mereka harus memiliki VISA terkhusus untuk Renjun dan Chenle yang akan bersekolah

Yuta sebagai kepala keluarga membeli sebuah rumah yang lumayan jauh dari jangkauan perkotaan, sekitar 5 jam untuk sampai ke sana dengan mengendarai mobil biasa, namun dengan kekuatan mereka hanya perlu waktu sekitar 5 menit, bukan masalah besar bagi mereka

Rumah yang di beli dengan harga 5 miliyar ini sangatlah sederhana di bandingkan dengan castil milik mereka yang berada di rumania ataupun jepang asal negara yuta

Mereka mulai memasuki pekarangan rumah yang di hiasi dengan berbagai macam tanaman yang berwarna warni, sangat menyejukkan mata. Tempat sangat indah dengan pegunungan yang menjulang di sekitaran dan terdapat danau yang berwarna biru terang

Renjun sangat terpana melihat pemandangan di sekitaran lain, hal nya dengan chenle yang berlari memasuki rumah tersebut, di ikuti oleh winwin dan yuta di belakang

Rumah dengan desain oriental ini sangatlah di sukai, merah gelap mewarnai setiap dinding rumah itu dan hampir semua barang barang di dalam berwarna senada, menambah kesan dark

Chenle menuju dapur dan membuka lemari es yang memiliki 4 pintu di bagian kanan 2 dan kiri 2, matanya berbinar saat melihat isi dalam lemari es tersebut

"mom look at these, woaaaahhh"

Winwin tersenyum melihat tingkah chenle yang begitu semangat, dan kemudian menyusul si bungsu kesayangan keluarga nakamoto itu

"ini semua untuk persediaan selama sebulan, apa cukup? "

"tentu, tapi ini sungguh luar biasa mom"

"iya, dad sudah mempersiapkan semuanya, jika kurang kau tinggal bilang dengan dad"

Ucap yuta sambil mengusap kepala chenle dan di angguki oleh chenle sambil tersenyum, chenle kembali fokus pada isi lemari es, dan matanya tertuju pada sebuh mangkuk berisikan gumpalan berwarna merah pucat keunguan

"ini apa?"

"ohh itu, hati naga air"

"apa ini punya abang?"

Lagi lagi chenle bertanya kepada yuta dan di balasi dengan anggukan serta senyuman begitu pula dengan winwin

"apa aku boleh mencicipi nya?"

"tidak sayang, kau tidak boleh karena ini sudah di bacakan mantra untuk abang mu, dan jika kau makan maka nyawa abangmu bisa terancam, dan yah berikan ini kepada abangmu saat malam bulan purnama selanjutnya"

"baik mom, dad"

"dan itu milikmu"

Yuta menunjuk ke sebuah botol yang berisikan cairan merah pekat berbau anyir, mata chenle berbinar melihatnya dan segera mengambil botol tersebut lalu membukanya

"minumlah itu saat kau akan masuk sekolah, dan ingat jika tidak meminum ini jangan coba coba keluar tanpa memakai jubah mu"

"ruxandra mana honey?" Yuta yang di tanya winwin hanya mengedikan bahu nya

"bukannya tadi dia di belakang bersamamu? "

"mungkin dia sedang berkeliling"

"mungkin dia sedang berkeliling"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mythic || Noren (Terbit)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang