Bunyi derap langkah kaki terdengar di koridor sekolah SMA tunas bangsa.
Sesekali terdengar tawa kecil dari dua anak perempuan yang sedang bergandengan tangan tersebut.
Anak perempuan yang sama-sama mengenakan pakaian seragam putih abu-abu.
Saling melempar senyum, langkah kaki yang sama, semakin membuat mereka terlihat seperti anak kembar.
Mereka berhenti didepan Ruang kelas yang bertuliskan "XII IPA 1"
Bukannya melanjutkan langkah kaki mereka untuk segera masuk kedalam kelas, mereka malah saling bertatapan kembali.
"Gia..aku masuk dulu ya! Nanti pas istirahat aku jemput di kelas kamu.."
Gadis yang dipanggil Gia pun langsung menganggukkan kepala nya dengan semangat.
"Okee..aku tunggu Al"
"Byee"
Kedua gadis tersebut pun saling melambaikan tangan, mereka memang beda kelas, lebih tepatnya beda jurusan, Al yang memilih jurusan IPA, sedangkan Gia memilih jurusan IPS.
Al masih memandangi punggung gadis itu dari kejauhan, hingga Gia benar-benar hilang dari pandangannya
perbedaan tersebut tidak jadi masalah bagi mereka berdua, Karna diluar jam belajarpun, mereka akan menghabiskan waktu bersama lagi.
💫
"Al, nanti sore main yuk"
Gia membuka obrolan sambil terus mengunyah makanan nya, kini mereka berdua sedang berada dikantin sekolah, sesuai janji Al tadi, ia menjemput Gia dikelasnya untuk mengajak makan bersama.
"Skip dulu deh, nanti sore aku ada ekskul basket"
Al terlalu fokus dengan makanan nya, sehingga ia tidak sadar, bahwa wajah sahabat nya tersebut sudah berubah menjadi masam.
Karna orang yang ada dihadapannya tersebut tidak lagi mengeluarkan suara, Al memutuskan untuk mengalihkan matanya.
"Eh.."
Al tersenyum kikuk.
"Gia cantik...besok aja yah kita main nya, besok kan hari minggu, jadi kita bisa sepuasnya main diluar"
Al mencubit pelan pipi tembem milik Gia sambil tersenyum.
"Janji ya Al!!!"
"Iyaa janji, lagian kamu tumben weekend ngajak main, biasanya kamu sibuk sama pacar virtual kamu tuh"
Al kembali tertawa melihat Gia yang kini sudah menatapnya dengan tajam, ia sangat suka menggoda sahabatnya itu.
"Mas gantengku lagi sibuk weekend ini, jadi gabisa Videocall deh" Ucap Gia sambil mengaduk minuman nya.
"Emang kamu udah berapa lama sih sama mas-mas kamu itu?"
"Hmm...kira-kira udah 4 bulan deh Al"
"Buset awet juga ya ternyata kalian"
"Iyadonggg, kan kami saling cinta"
Jika sedang membicarakan kekasihnya, maka wajah Gia akan berubah, senyuman manisnya tidak akan luntur barang sedetikpun, dan Al sangat senang melihat itu.
"Nggak kerasa 4 bulan ya, tapi kok kamu gapernah ngenalin aku sama mas kamu sih?"
"Dia mah sibuk kerja mulu, makanya kami cuma bisa Videocall pas weekend doang"
"Tapi, pas nanti kelulusan kita, dia bakal datang lhoooo kyakkkkkk..."
Saking senangnya Gia sampai menghentak-hentakkan kedua kaki nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alkina Alisha (On Going)
Teen FictionAlkina.. Gadis cantik yang ia kira hidupnya akan berjalan dengan sempurna, tiba-tiba berubah menjadi gelap gulita. Suatu hari disaat ia sedang merayakan ulangtahun nya bersama Gia, sang sahabat, berubah menjadi malam yang tragis. Satu persatu orang...
