Zahva mendorong mundur dirinya, sudah terlalu jauh apa yang ia lakukan dengan Reifald, untungnya tidak ada yang melihat kalau mereka berciuman.
"Anu-" Ucap Zahva bingung.
Dan keadaan menjadi canggung. Reifald biasa saja tapi hatinya juga merasa canggung apa yang telah ia lakukan dengan perempuan itu.
"ZAHVA ACARANYA MAU DIMULAI, CEPETAN GANTI BAJU".
Zahva mendengar teriakan Tasha dari ujung sana, buru-buru Zahva beranjak berdiri.
"Ayo, Rei! ah!? itu gue duluan ya".
Benar-benar keadaan yang canggung tapi tadi rasanya seperti tidak ada apa-apa.
Zahva berlari menuju Tasha dan berlari bersama menuju tenda untuk mengganti pakaian. Reifald beranjak berdiri menatap ke arah laut sejenak dan melangkah pergi dari area itu menuju tenda karena hari ini ada acara pemantapan mental katanya dari TNI LAUT.
▫️◽◻MY CUEK BOYFRIEND◻◽▫️
Reijel - Kakak Reifald, sedang mengambil kunci mobil Ghina di nakas kamarnya, karena ia ingin meminjam mobil Ghina hari ini.
Tidak sengaja buku-buku di nakas itu terjatuh juga, langsung Reijel membereskan. Ada satu buku yang aneh dan menarik di matanya, buku yang sudah berwarna kuning kemungkinan sudah lawas. Reijel membuka nya. Benar saja isinya tulisan semua, rapi dan pasti tulisan Ghina.
Reijel membaca karena penasaran.
17 November 2004
Di tulisan ini, aku sungguh menyesal karena telah menabrak seseorang yang tidak aku tahu, aku pikir dia tidak meninggal dan masih hidup tapi ketika aku memastikan keadaannya, dia meninggal di dalam mobilnya, aku bingung dan aku harus bagaimana, tapi pada saatnya ayah menyelamatkan hidupku, ayah membersihkan semua itu hingga aku tidak terlibat..
Reijel membalik terus halaman itu, sampai tiga lembar, tertulis lagi jadwal penulisan yang tanggal berbeda.
01 Maret 2009
....Maafkan Mama Rei, mama memisahkan kamu dengan temanmu, mama bingung dan takut. Mama tak tahu harus bagaimana. Mama senang temanmu pergi dari lingkungan itu, tapi mama sedih ketika kamu menangis terus ...
Reijel menaruh kembali buku itu lalu pergi mencari Ghina - Mama yang tidak tahu di mana.
"MAH, Mama di mana!" Teriak Reijel.
"Kenapa teriak-teriak, Reijel! Mama di sini" Ucap Ghina di sana.
Reijel langsung menuju dapur tempat Ghina berada. Ia menatap lekat Ghina.
"Katanya kamu mau pakai mobil, yaudah sana pergi nanti ketinggalan sama teman-teman kamu" Ucap Ghina.
"Mama pernah nabrak orang?" Sarkas Reijel tiba-tiba.
Ghina sontak menoleh cepat.
"Mama yang membuat Vava itu pergi dari lingkungan ini?".
"Mama membersihkan semuanya tanpa sisa dengan bantuan kakek?".
"Rei-Reijel apa yang kamu omongin? Mama gak paham".
KAMU SEDANG MEMBACA
My Cuek Boyfriend
Teen Fiction❗[FOLLOW TERLEBIH DAHULU KARENA BEBERAPA PART DI PRIVATE]❗ Bertemu dengan cowo aneh sekaligus bikin kesal, penampilannya dingin dan cuek, apa yang kalian lakuin? Ia adalah cowo yang bisa di bilang cuek dengan keadaan, ia tidak peduli dengan apa yang...
