#cerhal_aliyanthi
BENCI JATUH CINTA
Part 3
.
.Aach..!
Keduanya masih terkejut dengan membelalakkan mata. Aldebaran tidak menyangka dia ada bersama dengan gadis tersebut dalam keadaan seperti itu. Iih.. keduanya merasa jijik bahkan tidak mau saling melihat. Andin menutup diri dengan selimut sedangkan Al masih terdiam berdiri dan memeriksa dirinya
"Jangan melihat, awas kalau berani melihatku seperti ini."
"Jangan Ge er ya, mana mau aku lihat kamu telanjang dada kayak gitu. Cepetan pakai baju." Teriak Andin dari balik selimut. "Bisa bisanya sih aku disini sama tuh cowok." Pikir Andin
"Udah belum?"
"Udah."
Kini Andin membuka selimutnya. Rupanya Aldebaran sudah memakai pakaian dengan rapi. Andin menggigit bibirnya, Al menggaruk-garuk kepalanya. Mereka sedikit risih.
"Kok bisa kita ada disini, semalam aku dari kantor dan tiba tiba.." Andin menghentikan ucapannya seraya menatap tajam dan heran ke arah Aldebaran.
"Apa?" Ketus Al
"Kamu culik aku, terus kamu udah ngelakuin itu..oh no.." Andin terlihat panik, "nggak mungkin, nggak mungkin kan?" Timpalnya
"Ya mana saya tahu, semalam saya nggak ingat apa apa atau jangan-jangan?" Al berpikir
"Jangan jangan apa?"
"Cepat berpakaian."
"Enak aja, kamu keluar dong. Mana bisa aku berpakaian kalau kamu masih ada disini. Bisa bisa kamu ngintip lagi."
"What?, Kamu pikir saya lelaki macam apa?" Ucap Al tidak percaya.
Akhirnya Al coba keluar dari kamar. Sedangkan Andin merapikan dirinya. Tak lama ia selesai saat membuka pintu kamar Andin terkejut karena Al juga membuka pintu kamar.
"Mau apa lagi?" Tanya Andin
"Handpon saya tertinggal."
Al dengan cepat mengambil handphone yang tergeletak di atas meja. Andin memperhatikannya sambil memangku kedua tangannya.
"Tunggu, kamu nggak mau bilang sesuatu apa gitu, main pergi aja."
"Apa?"
"Bisa selain kata apa. Maaf atau apa gitu. Atau jelaskan apa yang sudah terjadi antara kita tadi malam."
"Jangan khawatir, ini sepertinya jebakan untuk kita berdua."
"Jebakan?"
"Iya, lagipula saya yang pertama datang ke hotel ini. Dan tiba-tiba kamu ada disini itu aneh sekali bukan. Ini pasti rencana seseorang."
"Kenapa begitu?"
"Lihat saja nanti." Ucap Al kemudian meninggalkan Andin begitu saja. Andin dibuat penasaran. Tuh cowok bikin gregetan deh..bisa bisanya reaksinya tidak seperti terjadi sesuatu pada mereka. Atau memang tidak terjadi dan mereka benar benar dijebak. Andin jadi serba salah. Tapi bagaimanapun dia merasa malu karena sudah tidur dengan lelaki itu.
"Ih.. jangan berpikiran macam-macam Andini Karisma Putri. Semoga benar ini jebakan."
Tak lama Al keluar dari hotel, ia memasuki mobilnya dan menelpon sang Mama tapi belum di angkat juga.
"Pasti ulah mereka, kenapa harus begitu, kekanakan sekali."
Suara notifikasi dari handpon terdengar. Ada kiriman foto untuk nya. Al terkejut dengan photo tersebut.
Andin yang masih di hotel mendapat pesan berisi photo juga. Andin membuka pesan tersebut. Ia melihat semua photo yang dikirim.
"A--apa, apain ini? Ya Tuhan."

KAMU SEDANG MEMBACA
Benci Jatuh Cinta
RomanceNew Halu 'BENCI JATUH CINTA' Prolog Andini Karisma Putri, seorang owner dan CEO muda perusahaan ternama di Indonesia yang berada di bidang properti. Pewaris dari seorang pengusaha bonafit yaitu Surya Pramana. Dirinya dinobatkan sebagai chairwomen o...