Apa kau Mencintaiku?

1.7K 177 15
                                    

BENCI JATUH CINTA Part 14
.

          Elsa kembali membayangkan kejadian pertemuannya dengan pak Surya tadi. Tiba-tiba ia tersenyum tipis. Wah ada apa pikirnya. Pesona Surya Pramana tidak kalah dengan seorang Aldebaran Alfahri rupanya.

"Gila, kenapa aku kepikiran hal itu," imbuhnya heran.
______________

Sementara itu, Pak Surya dan bu Rosa membahas Aladin.

"Semoga mereka suka ya Pak dengan hadiah dari saya."

"Pasti suka, apalagi tempatnya sangat strategis bu Rosa. Mereka pasti betah di sana. Sudah seharusnya pengantin baru tinggal bersama di rumah baru pula. Supaya aman, tenang nggak ada yang ganggu pak," celoteh bu Rosa.
mereka tertawa.

Aladin tiba di sebuah tempat. Tempat yang sangat spesial.  Mobil mereka memasuki gerbang rumah mewah yang desainnya bergaya Eropa. Andin juga Al terheran karena mereka dibawa kesana. Mereka keluar mobil bersamaan. Handpon Andin berbunyi, ada video call dari mertuanya.

"Halo Andin,"

"Halo Mama Rosa."

"Halo sayang."

Pak Surya ikut menimbrung di video call rupanya.

"Al mana Ndin?"

Andin menggeser handpon dan memperlihatkan Aldebaran pada keduanya.

"Hai Ma, Pak Surya."

"Hai Mas Al, welcome home. Sorry ya mama langsung suruh supir bawa kamu ke tempat special."

"Tempat special?"

"Iya Al, tempat itu special untuk anak juga menantu kesayangan kita. Mr Aldebaran Alfahri juga Mrs. Andini Karisma Putri Alfahri tentunya."

"Apa apa an sih Pa"

"Hei putri cantikku"

"Kita sengaja bawa kalian ke sana. Itu hadiah kedua kita untuk pengantin baru. New house. Rumah baru untuk kalian berdua. Istana Alfahri pastinya, semoga kalian suka ya. Oh iya jangan khawatir soal barang barang kalian, sudah di pindahkan ke sana kok. Selama kalian honeymoon kemarin, semuanya sudah diatur dan di selesaikan. Kalian tinggal mengisi juga memodifikasi sesuai keinginan masing-masing. Tenang, tentang dekorasi nya Mama dan pak Surya nggak ikut campur. Itu hak kalian. I hope you like that Mas Al."

"Kenapa cepat banget Mama Rosa, rumah barunya terlalu dini."

"Sayang, pengantin baru itu justru harus cepat mandiri jangan bergantung sama orang tua atau mertua saja. oke!"

"Tapi Pa---"

"Selamat menikmati, papa juga Bu Rosa senang jika kalian di sana. Lusa kita kesana ya berkunjung. Untuk saat ini, kita sedang sibuk. Oke, enjoy it!"

Pak Surya dan bu Rosa mengakhiri video call tersebut. Mereka tersenyum kompak. Andin dan Al tidak bisa berdalih lagi. Mau tidak mau, suka tidak suka Mereka sekarang harus tinggal serumah di istana itu. Wah, istana Alfahri tentunya.

Menit kemudian, pasangan itu pun masuk ke dalam rumah mewah tersebut. mereka di sambut Kiki juga Rendy yang sudah menunggu dari tadi.

"Selamat datang tuan Aldebaran Alfahri dan nona Andini Karisma Putri. Semoga suka dengan desain rumahnya. Suasana hangat sekali untuk pasangan yang baru menikah."
Kiki menyambut mereka dengan antusias.

"Kalian di sini juga rupanya?" tanya Andin seraya menoleh ke arah Rendy.

"Kami di tugaskan oleh pak Surya dan bu Rosa. Semuanya sudah selesai kok. Sekarang tinggal pak Al dan bu Andin yang tinggal di sini." jawab Rendy detail.

Benci Jatuh CintaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang