4.

27 8 10
                                        

Harid sedang menonton TV yang menayangkan acara berita terkini. Tampak seorang perempuan yang merupakan pembawa acara berita sedang membawakan berita tentang narapidana yang berhasil melarikan diri dari Rumah Tahanan Batusangkar kelas 2B.

"Pemirsa! Seorang narapidana yang bernama Rio Gunawan berhasil meloloskan diri dari Rumah Tahanan Batusangkar kelas 2B. Pemuda berusia 28 tahun tersebut merupakan pelaku pembunuhan berantai yang membunuh 17 korban dalam waktu satu hari. Berikut foto profile dari Rio Gunawan berdasarkan data pribadi yang kami ambil dari Rumah Tahanan Batusangkar kelas 2B!"

 Berikut foto profile dari Rio Gunawan berdasarkan data pribadi yang kami ambil dari Rumah Tahanan Batusangkar kelas 2B!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Narapidana melarikan diri? Ih... Ngeri sekali...!" bergidik Harid melihat berita di TV.

"Demikian informasi dan foto profile dari Narapidana atas nama Rio Gunawan yang telah melarikan diri dari Rumah Tahanan Batusangkar kelas 2B! Jika pemirsa melihat narapidana yang sesuai dengan foto dari profile Rio Gunawan, harap hubungi Gilang Sikaco, pemimpin Rutan Batusangkar kelas 2B dengan nomor 081123456789. Saya, Dewi Neliandri pamit undur diri! Terima kasih dan sampai jumpa!"

Harid mulai gelisah setelah menonton berita di TV-nya itu. Ia mengkhawatirkan Adiknya yang paling kecil, Deni yang sedang berpesta reuni SMP bersama di rumah Jujun.

"Apa Deni baik-baik saja disana? Hmmm..... Ah tidak! Jangan berpikir yang bukan-bukan, Harid! Sejak kapan kamu merasa gelisah seperti ini? Lebih baik aku makan dulu! Perut sudah keroncongan nih!".

Harid beralih menuju ruang makan setelah ia menonton berita di TV di ruang keluarga. Perutnya yang minta diisi "bahan bakar" bergejolak dengan kuatnya.

•••••

"Jujun?".

"Apa, Tio?".

"Kenapa tiba-tiba aku merasakan firasat buruk ya?".

"Alah...! Paling hanya perasaanmu saja! Ayo kita bawa kasur ini!".

"Hmmm... Semoga saja, Jun!".

Shriiing Shriiing Shriiing Shriiing

"Jun? Kamu dengar suara, tidak?".

"Suara apa?".

"Seperti suara sesuatu yang diasah".

"Hmmm... Aku tidak mendengarnya!".

"Coba kamu dengar lagi!".

Padang Tomahawk (✔)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang