Sinar dari jendela kamar Kiel membangunkan Lyssa, Sejenak ia termanggu dan mengusap matanya agar bisa terbuka lebar dan Tersadar dari tidurnya. Lyssa merasa asing dengan suasana disekitarnya, ah ia baru ingat semalam ia dan Kiel tidur bersama pasti sekarang ia berada dikamar putranya itu.
Setelah sadar sepenuhnya lyssa mulai bangun dan mendudukkan dirinya lalu melirik kerah putranya itu dan kini yang ia saksikan adalah wajah putranya yang begitu tenang masih bergelung dalam alam mimpi.
Lyssa mengusap pipi dan rambut halus milik Kiel dan mengecup sekilas pelipisnya. senyum mengembang dibibir Lyssa, ia bahagia bisa memiliki putra semanis dan sepintar Zadkiel apalagi sikapnya yang begitu peka pada keadaan membuatnya terlihat begitu dewasa.
Ketika ia berniat membangun putranya itu ia baru ingat bahwa hari ini play group tempat kiel dan Ayrumi Sekolah sedang diliburkan. Maka ia biarkan putranya itu tidur lebih lama. Lyssa bangkit dari duduknya dan berniat kembali ke kamar dan membersihkan diri juga Menganti pakaiannya.
...................
Setelah Lyssa selesai membersihkan dirinya ia langsung beranjak dari kamar dan menyiapkan sarapan untuk ia dan Putranya. Bahkan kini Lyssa sudah bodo amat dengan suaminya itu, Toh dia saja tak ada kabar dan tak pulang bukan?
Lyssa begitu fokus pada hidangan yang ia masak sampai tak sadar seseorang tengah menatapnya begitu dalam. Sejenak seseorang itu merasa bersalah pada lyssa ia tak pernah berniat menyakitinya tapi toh semua terjadi begitu saja.
Saat Lyssa berbalik ia terkejut dengan apa yang ada dihadapannya. Yakni sang suami dengan pakaian santainya tengah memandangi Ia, ya seseorang yang memandangi Alyssa sedari tadi adalah jordis suaminya yang semalaman tak ada kabar.
"kau baru pulang mas?" tanya lyssa namun terdengar tak peduli, bahkan Lyssa langsung mengalihkan pandangannya dan kembali fokus pada hidangan yang ia siapkan
"ya baru saja"
"sudah makan? Aku hanya menyiapkan sarapan untuk ku dan Kiel saja aku kira kau tak akan pulang" nada lyssa begitu kentara bahwa ia sedang dalam mood yang Tidak baik.
"sudah, tenang saja sayang" jawab jordis
Detik selanjutnya jordis mendekat kearah lyssa dan memeluk perempuan itu dengan kuat. Parfum asing masuk kedalam Indra penciuman lyssa.
Mencium itu air mata Lyssa Hampir turun lagi, ia berusaha menahan agar tak menangis dan terlihat lemah. Toh ia belum tau apa yang sebenarnya suaminya itu lakukan.
"mas lepas dulu ah, aku lagi nyiapin sarapan buat Kiel"
"nanti dulu sayang, mas lagi kangen sama kamu." Jordis masih memeluk lyssa dengan kencang.
"mas kasian loh anak mu belom makan"
" iya iya ah kamu ni aku kangen juga"
Mendengar kata kata demikian Lyssa tersenyum kecut. Kangen katanya? Pesan yang ia kirim saja tidak dibalas sama sekali.
"kangen? Chat aku aja ga di bales, mas mas" Nada suara Lyssa terdengar meledek.
Jordis tertegun beberapa menit, ia terlalu bahagia kemarin sampai tak sempat memegang ponsel. Bahkan untuk mengecek pesan pesan yang masuk.
"Gak pulang pula, gak tau tuh kemana" lanjut Lyssa setelah menaruh piring berisi nasi goreng yang baru saja ia masak.
Jordis langsung berbalik dan mendekati lyssa, ia mencoba memberi pengertian pada istrinya yang kini terlihat kesal.
"maaf sayang"
"semalam ada meeting dadakan di hotel dekat kantor. Aku gak sempet buka handphone sama sekali buat hubungin kamu selesai pun aku mutusin buat tidur hotel karna bener bener cape banget"
KAMU SEDANG MEMBACA
Retak [End]
Historia Corta[ ATTENTION ; baca bab info terlebih dahulu sebelum membaca ] Jordis tau mencintai dua orang sekaligus Sangat beresiko untuk keutuhan keluarga ia kedepannya , tapi apa boleh buat? Perasaan nya tak bisa tertahan. Biarlah ia menanggung segalanya dimas...
![Retak [End]](https://img.wattpad.com/cover/276769233-64-k830348.jpg)