5 hari sudah terlewat, rasa muak Beomgyu terhadap boneka itu, alias lelaki itu sudah meningkat banyak. kata sayang terus dilontarkan lelaki itu kepadanya, bahkan saat ini, Beomgyu sedang menahan emosi ketika lelaki bernama taehyun itu sedang memanjakan nya, selayaknya memanjakan seorang gadis.
Beomgyu geleng-geleng kepala setiap mendengar ucapan, yang keluar dari mulut lelaki itu,
"sayang, mau jalan-jalan gak?"
"aku mau tau yang sebenarnya."
"mau sesuatu gak? hm?"
"jangan diemin aku terus."
"kamu marah?"
"kamu mau minum susu? susu apa? coklat atau vani-"
"bisa diem gak lo?"
"aku gak bakal diem, kalo kamu gak ngasih tau, siapa yang udah bikin kamu luka begini." jawab Taehyun.
iya.. Beomgyu luka lagi, bahkan dia babak belur di mana-mana. dia baru saja pulang dari sekolah, ketika bell pulang sekolah berbunyi dia lagi-lagi mendapatkan bulli dari siswa bahkan siswi disekolahnya.
"ini bukan urusan lo boneka setan!" ketus Beomgyu, dengan muka datarnya. dia sangat malas, dan sangat muak, lelaki itu sudah menanyakan hal yang sama, dalam satu jam ini.
"aku pacar kamu, jadi ini urusan aku juga. gak bakal aku biarin, siapapun nyakitin pacar aku."
Beomgyu mendengus jijik, semakin hari, sikap Taehyun semakin menggelikan baginya. "gua bukan pacar lo bangsat! gue udah bilang jutaan kali!!"
Taehyun terkekeh kecil, "muka kamu terlalu manis, buat ngomong kasar, sayang."
Beomgyu tertawa hambar, kemudian mendecih, "bacot banget mulut lo, najis tau gak dengernya? "
"aku-"
"hai everybody! wah lagi ada yang pacarin nih didapur." sela Hanasta yang baru saja masuk kedalam rumahnya, dan langsung berjalan kearah dapur, menghampiri dua lelaki yang sedang menatapnya.
"gue ganggu ya?"
"apaan sih! najis bat pacaran sama nih homo." jawab Beomgyu, seraya memutar matanya malas.
Hanasta tertawa, dia merasa lucu dengan ucapan tidak terima dari adiknya itu. sebenarnya Hanasta ingin marah, karna kata-kata Beomgyu benar-benar- ah sudah lah, Hanasta sedang berbahagia.
"gue ada 2 kabar baik nih" ucap perempuan itu, lalu Beomgyu menyernyit.
"apaan tuh?"
"oke, langsung aja kali ya gue kasih tau." tutur Hanasta, lalu duduk disalah satu kursi dapur yang kosong, kemudian menatap kedua lelaki yang ada didepannya secara bergantian.
"pertama, jadwal gue kejepang dipercepat, jadinya minggu ini gue berangkat, 3 hari lagi."
Beomgyu ber-oh ria, sembari tersenyum kecil mendengar cerita kakaknya itu, dia ikut senang juga. lalu berkata, "yang satunya lagi apa?"
"yang satunya lagii.." Hanasta menggantung kata-kata nya.
"besok pagi, Taehyun udah bisa mulai sekolah!" ujarnya, dengan senyuman lebar.
Taehyun yang mendengar pun ikut tersenyum lebar, "bener kak? sekolah sama Beomgyu bareng?"
Hanasta mengangguk dengan cepat, sebagai jawaban. "iya!"
kedua manusia itu terlihat sangat bahagia sekarang ini, namun tidak dengan Beomgyu. lelaki itu malah terlihat, tidak ada senang-senangnya. ketika mendengar kabar ke dua, tidak ada lagi senyuman yang dia perlihatkan. mukanya penuh dengan kedataran.
KAMU SEDANG MEMBACA
NOT A DOLL || Taegyu ✅
Teen Fictionmenjadi bahan buli itu tidak mengenakan, rasanya sangat membutuhkan pertolongan dari siapapun. namun bagaimana jika, orang satu-satunya yang mau menolong kita, adalah orang yang sangat ingin kita hindari? yeah.. ini lah yang terjadi dikehidupan Beom...
