"hujan!" panik Beomgyu, ketika tiba-tiba saja hujan turun dari langit, langsung menyerbu mereka tanpa izin.
"ayo lari." ucap Beomgyu, dia baru saja mau berlari namun tangannya ditahan Taehyun. Beomgyu menoleh, "apa?"
"aku mau jujur," kata Taehyun, "tentang semuanya."
hujan semakin deras, karna begitu Taehyun dan Beomgyu harus berbicara dengan sedikit berteriak. "mau jujur apa?? udah nanti aja, ini lagi hujan hyun! neduh dulu!"
"enggak, gak papa!"
Beomgyu menghelah napas, "ya udah apa?!"
"aku sebenarnya bukan boneka!"
Beomgyu mengerutkan dahi, lalu tertawa, "apaan sih lo? ya lo emang bukan boneka kok, gimana sih?!"
"boneka yang dibawa kak Hanas itu bukan aku, aku bukan boneka itu!" ucap Taehyun sedikit berteriak.
dan Beomgyu pun terdiam sebentar, "maksud nya?!"
"aku bener-bener manusia, aku bahkan punya orang tua!"
"ha??" sungguh Beomgyu tidak mengerti apa maksud Taehyun.
"aku suka sama kamu udah dari lama, semua udah direncanain."
- NOT A DOLL -
"jadi.. kamu manusia? kamu suka sama aku udah dari lama, kamu kerja sama, sama kak Hanas? pura-pura jadi boneka, biar bisa tinggal disini? kak Hanas setuju, karna dengan begitu kamu bisa jagain aku, yang bermasalah disekolah?" ucap Beomgyu, dengan satu alis menaik.
sekarang mereka sudah berada dirumah, mereka berbicara sembari mengeringkan rambut mereka masing-masing dengan handuk.
"iya, kamu gak marah kan?"
Beomgyu diam sebentar, "sebenarnya aku kecewa."
Taehyun terdiam.
"tapi.. aku rasa gak pantes buat marah sama kamu."
"kamu manusia, punya perasaan. tapi dulu aku kasar banget sama kamu, ngatain kamu mulu, eh kamunya tetep aja bertahan, dan jadi pahlawan buat aku. malah harus nya aku berterima kasih."
Taehyun menatap Beomgyu lekat-lekat, "sebenarnya aku gak ada kemauan buat bohongin kamu gyu, tapi itu satu-satu jalan. dulu kamu dingin banget, udah mana kita beda sekolah, aku aja gak tau kalo kamu di buli. jujur aku aja kaget pas kak Hanas mau bantu aku, ternyata karna itu."
Beomgyu tertawa, "dasar kang jenius, ada aja caranya. udah mana aku percaya aja lagi, bangke hahahah.."
"kamu gak bingung apa? kak Hanas mudah banget daftarin aku disekolah yang sama, sama kamu? itu bukan kak Hanas loh yang daftarin aku, tapi mama aku."
Beomgyu melotot, "ha? serius kamu? kok aku goblok banget ya? tuh sekolah kan termaksud mahal, astaga.. hahah- eh tunggu! berarti yang waktu itu kamu cerita, kalo kamu dapet uang dari ibu-ibu, terus kamu belanjain buat isi kulkas. kamu juga ngarang dong? soal ibu-ibu itu?"
Taehyun terkekeh, lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "i-iya.. aku bohongin kamu, itu sebenarnya uang aku. aku ambil di ATM."
Beomgyu geleng-geleng kepala, sungguh dia tidak percaya ini, sandiwara Taehyun, bersama kakaknya begitu sukses besar.
iya.. sukses besar membohongi nya selama ini.
"aku mau temuin kamu sama kedua orang tua aku." ucap Taehyun tiba-tiba.
Beomgyu sedikit tersentak, "kedua orang tua kamu?"
"iya, mama aku pingin ketemu sama kamu."
Beomgyu mengulum senyum malu, "kapan?"
KAMU SEDANG MEMBACA
NOT A DOLL || Taegyu ✅
Teen Fictionmenjadi bahan buli itu tidak mengenakan, rasanya sangat membutuhkan pertolongan dari siapapun. namun bagaimana jika, orang satu-satunya yang mau menolong kita, adalah orang yang sangat ingin kita hindari? yeah.. ini lah yang terjadi dikehidupan Beom...
