7 •|THANKS

4.5K 631 115
                                        

"eh, mau kemana? sekolahnya masih didepan." ucap Taehyun seraya memegang tangan Beomgyu, menghentikan lelaki itu berjalan keluar dari bis.

Beomgyu menghempas tangan Taehyun itu dengan kasar, "gue turun disini, lo didepan sekolah aja. gue gak mau anak-anak sekolah liat gue bareng lo." jawab Beomgyu, dengan menatap Taehyun dingin.

"kenapa? aku bingung, kamu kenapa sih? tadi kamu juga bilang aku harus pura-pura gak kenal kamu. emang kenapa? jelasin biar aku ngerti sayang." kata Taehyun, satu alisnya menaik karna bingung dengan tingkah pacarnya itu.

Beomgyu membuang napas kasar. ugh.. rasanya sangat ingin marah, karna Taehyun masih saja memanggilnya sayang. namun Beomgyu sangat malas untuk tarik urat di pagi hari begini, jadi sudah lah..

"Taehyun dengerin gue ya, gue gini karna lo homo, lo anggap gue girlfriend lo, padahal gue cowok! gue gak mau dicap homo sama anak-anak sekolah, cuman karna boneka nyasar kaya lo!" dia terdiam sebentar, sebelum berbicara lagi.

"inget, jangan anggap gue pacar disekolah, jangan panggil gue sayang, ngomong gue-eluan aja, jangan aku-kamuan geli gue! dan.. satu lagi, plis pura-pura gak kenal aja sama gue!" baru saja Taehyun mau berbicara, Beomgyu langsung melangkah pergi, meninggalkan Taehyun dibis.

Taehyun mau mengejar Beomgyu, tapi pikirannya membuat niat tersebut terurung. dengan waktu yang cepat dia berpikir, "kalo dikejar, Beomgyu pasti marah."

jadi, dia memutuskan untuk mengikuti apa yang Beomgyu mau saja. baik lah, sebagai pacar yang baik, dia mengalah.

akhirnya, bus yang dinaiki Taehyun pun bergegas jalan, meninggalkan Beomgyu ditrotoar. Taehyun tidak mengalihkan pandangannya sekali pun dari lelaki yang dia anggap pacar itu, sampai Beomgyu benar-benar hilang dari pandangannya, baru dia kembali melihat ke depan.

Beomgyu mendecih frustasi, "gila! ini gila sih ini!"

"gue sama dia sekelas pula! hadeuhh.. sial banget hidup gue, dibucinin sama boneka setan berwujud manusia kaya dia! mending kalo cewek, lah ini cowok. tai lahh!" umpat Beomgyu terus menerus, seraya melangkahkan kakinya menuju sekolah.

kemudian dia manarik napas pelan, lalu membuangnya dengan perlahan. dia terus melakukan itu berkali-kali, untuk menetralkan emosinya, dan berusaha untuk tidak memikirkan hal yang tidak penting seperti itu.

"tenang, tenang aja gyu, dia pasti ngerti, dia gak bakal bertindak aneh-aneh. dia gak bakal manggil lo sayang disekolah, atau apapun itu. tenang aja."

mungkin seharusnya dia lebih memikirkan anak-anak sekolah yang suka membulinya. seharusnya dia lebih merasa takut akan hal itu, dan itu bisa membuatnya frustasi, bahkan depresi.

namun tidak, dia merasakan itu diawal pembuliannya saja, tapi seterusnya dia tidak pernah peduli akan hal itu lagi. dia memang merasa sakit jika dibuli secara fisik, namun dia tidak mau mempermasalahkan itu, dan menjadikannya beban pikiran. tanpa tau, bahwa dirinya nya juga sulit untuk menerima pembulian tersebut, tapi dia hanya berusaha untuk menerima, dan kuat.

rasa takut itu pasti, tapi setelah nya dia berusaha menerima nasib saja. ya.. emang mau gimana lagi?

jadi.. dia lebih stress ketika memikirkan Taehyun, boneka yang entah kakaknya itu dapatkan dari mana, dan boneka itu seorang cowok, yang menganggap dia adalah pacar ceweknya, atau girlfriendnya. oh ayo lah.. dia cowok, dan dia straight garis keras, tidak ada yang bisa membantah akan hal itu!

sampai.. Beomgyu telah tiba. dia sudah menginjakan kakinya tepat didepan gerbang sekolah, dan ada banyak juga anak-anak murid yang berjalan masuk ke sekolah.

Beomgyu pun akhirnya masuk kesekolahnya juga, mengabaikan semua tatapan yang seperti biasa dia terima, yaitu tatapan jijik, tidak suka, dan lain-lain. tidak membutuhkan banyak waktu, diri nya sudah sampai dipintu kelasnya, yaitu 11 IPA 1.

NOT A DOLL || Taegyu ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang