Ackerman's
Pagi ini pasukan pengintai dihebohkan dengan kabar menghilangnya sang raja.Entah bagaimana kejadian itu terjadi,tapi dengan begini sudah terlihat jelas jika penyusupan telah masuk ke dalam pemerintahan.Yang jelas memang sudah direncanakan sejak lama.
Kursi Raja kini kosong. Sebenarnya tanpa kehadiran raja pun paradis tetap seperti biasanya,mengingat raja yang hilang kini hanyalah raja palsu. Jadi pasukan Levi kini bukan mencari keberadaan raja yang hilang,melainkan mencari tau siapa raja yang sebenarnya.
Cukup sulit memang,tapi akhirnya pencarian itu sudah mendapat sedikit titik terang.
“Gadis bermata biru, dia tau segalanya. ”
Seperti itulah perkataan dari kakek tempo hari lalu, sebelum dirinya meninggal dunia, yang diyakini karena sebuah pembunuhan berencana.
“Sebaiknya kita bergegas,entah kenapa aku merasa yakin ada sebuah ruang bawah tanah di gereja tua itu.”Ucap Levi membuat semua pasukannya bersiap.
“Hei cebol,kenapa kau terlihat yakin sekali? ”Tanya Hanji penasaran,membuat Levi mendecih.
“Perasaanku saja. ”Jawab Levi enteng.
“Heh!!! Kau gila kita akan pergi jauh kesana hanya karena perasaanmu gilamu saja?!!! ”Teriak Hanji heboh, tidak paham dengan cara jalan otak Levi.
Selagi kapten mereka berdebat, pasukan masing-masing dari Levi dan Hanji memilih bersiap untuk perjalanan mereka.
Entah sang kapten sudah bersiap atau belum itu bukan urusan mereka.
“Ck, terserah! ”Levi berdecak,malas menanggapi perkataan Hanji.
Tapi jika dipikir kembali,ide Levi mungkin benar. Bisa saja kematian kakek itu terjadi karena ada sangkut-pautnya masalah ini. Kemungkinan pemerintah memang sengaja menutupinya.Lalu mengirim pasukan militer untuk membunuh kakek itu.Sayang sekali kunci kebenaran sang penguasa Paradis telah lenyap.
Pasti mereka sengaja melakukannya.Dan untuk insting Levi,mungkin karena sang kakek dulunya adalah seorang pastur di gereja tua itu. Kakek tua itu pasti tau semuanya.
Raja palsu menghilang? Kakek tua itu yang diyakini mantan seorang pastur gereja dengan sengaja dibunuh? Dan gadis bermata biru?
Sudah tentu ada yang tidak beres di sini.
Sepertinya Levi memang benar. Kali ini mereka akan pergi ke gereja tua itu di malam-malam begini.
Mereka menyelinap,karena status mereka adalah buronan sejak kematian kakek itu.Penduduk Paradis berpikir pasukan pengintai adalah pembunuh kakek itu.Jadi mau tidak mau mereka hanya bisa pergi ketika malam hari saja. Lebih tepatnya lebih leluasa bergerak ketika malam hari yang menurutnya penjagaan tidak terlalu ketat.
“Mikasa... ”Merasa seperti ada yang memanggil namanya Mikasa menoleh, lalu membalikkan badannya setelah mengetahui siapa orang itu.
“Iya kapten? ”Tanya Mikasa penasaran, untuk apa kaptennya menemuinya di malam hari seperti ini? Bukankah seharusnya mereka bersiap untuk pergi?
“Jaga dirimu.”Entahlah kali ini Levi merasa tak rela jika Mikasa ikut misi berbahaya seperti ini. Karena mengingat yang dihadapinya adalah pemerintah sendiri, pasti lebih sulit, dan Levi yakini mereka adalah sekumpulan orang yang licik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ackerman's Story
FanficSemua orang mengenal dan mengakui kemampuan mereka berdua yang selayaknya kekuatan 100 prajurit biasa,dan orang-orang mulai menjuluki mereka dengan pasangan terkuat umat manusia. Kekuatan fisik mereka berdua memang sudah tidak perlu diragukan lagi.T...
