Pelukan Malam

1.6K 142 30
                                        

Ackerman

“Bolehkah aku ikut?”

“Aku akan berjaga menggantikan teman-temanmu,kau istirahat di sini saja.”

“Aku merasa bosan,dan aku akan ikut dengamu saja.”

“Terserah kau saja.”Pasrah Levi karena percuma berdebat dengan gadis suram yang sangat keras kepala itu.

Levi berjalan keluar kamarnya diikuti Mikasa yang setia dibelakangnya.Mereka berniat pergi ke perbatasan menggunakan kuda saja.

“Apa tubuhmu sudah merasa baik?”Tanya Levi khawatir pada Mikasa.

“Jauh lebih baik.”

“Baiklah,aku tidak perlu susah-susah untuk memboncengmu.”

Kuda mereka berdua langsung melesat dengan cepatnya membuat Mikasa lelah,karena jarak perjalanan mereka juga sangatlah jauh.Levi yang melihat itu merasa tidak tega,dia tau gadis itu belum sepenuhnya sembuh.

“Jika tubuhmu merasa tidak enak,kau bisa naik ke atas kudaku.”Teriak Levi keras.

“Tidak,terima kasih.”Teriak Mikasa tak kalah keras.

Ackerman

“Hei Sasha kau jangan makan saja!”Teriak Connie kesal.

“Apa kau mau daging juga,Connie?”Jawab Sasha  sambil menyodorkan daging dan langsung diterima dengan baik oleh tangan Connie.

“Kau sangat menikmatinya ya Connie?”Sindir Armin yang melihat Connie menggigit dan memakan daging itu dengan lahapnya.

“Ah ya,maafkan aku.”Ucap Connie cengengesan.

“Ini sudah sore dan seharusnya sudah ada yang menggantikan kita bukan?”Tanya Jean lelah.

“Seharusnya begitu,tapi kenapa mereka belum sampai?”Balas Armin.

Eren hanya diam,lelaki itu hanya fokus pada tugasnya.

“Maaf,kami sedikit terlambat.”

“Eh kapten?Dan Mikasa juga?”Tanya Armin mewakili otak mereka yang penuh tanda tanya.

“Apakah kalian tidak membawa kentang rebus?”Tanya Sasha yang membuat Connie membekap mulut Sasha menggunakan tangannya.

“Husttt diam kau kentang.”

“Kalian boleh kembali,aku akan berjaga disini.”Ucap Levi.

“Tidak tidak karena Mikasa di sini kami akan menemani kalian,ya kan Sasha?”Ucap Armin sambil melirik Sasha dan memintanya untuk mengiyakan.

“Ahahhahah iya.”Jawab Sasha mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Sasha iya,aku juga iya.”Ucap Connie.

“Kalian bertiga iya,aku juga iya.”Ucap Jean.

“Bagaimana denganmu Eren?”Tanya Sasha dan hanya dibalas eren dengan anggukan kepala.

Ackerman's StoryCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang