Selamat membaca.
Italia
( Kediaman kel. Zein Ibrahim)
" Assalamualaikum bunda papa Abang. " Panggil seorang pria yang baru saja sampai di kediaman keluarga Zein.
Riani yang berada di dapur langsung bergegas melihat siapa yang datang.
" Loh adek udah sampai ? Kenapa gak kabarin bunda biar sopir yang jemput." Ucap Riani kala melihat anak bungsu nya yang tiba tiba sudah sampai di rumah nya .
Yusuf tersenyum dan langsung menyalimi Riani.
" Yusuf naik taksi bunda biar suprise hehehe. " Jawab Yusuf di iringi dengan cengiran nya.
" Oh iya papa sama Abang Kemana Bun ?. " Sambung nya.
" PAPA ABANG INI ADEK UDAH PULANG!. " Teriak Riani.
Tak lama muncul dua pria berbeda generasi dari balik pintu belakang.
" Aduh bunda jangan teriak teriak telinga papa gak budek kok. " Protes defan.
" Woah si curut udah Sampe aja ni." Girang bintang membuat Yusuf berdengus kesal.
" Apaan sih , emang Lo mau ngomong apaan sih hah sampe nyuruh gua cepet pulang. " Serga Yusuf.
" Aelah santai aja kali. "
" CK gak jelas lu bang . " Kesal Yusuf.
Defan hanya bisa menggelengkan kepalanya anak anak nya ini tak pernah bisa diam jika bertemu.
" Sudah sudah adek istirahat aja dulu ngobrolin itu nya nanti malem aja. " Sela Riani.
✨✨✨✨
Setelah melaksanakan sholat isya dan makan malam semuanya berkumpul di ruang keluarga atas permintaan Bintang.
" Abang mau ngomong apa sama kita ? Sepertinya sangat penting ya?. " Tanya Riani lembut , ia tau sejak tadi ia sudah melihat anak sulung nya yang sangat gugup.
" Bismillah. " Lirih bintang.
" Pah Bun suf sebenarnya udah lama bintang mau ngomongin ini sama kalian. " Bintang menjedah kata katanya.
" Bintang mau ngelamar seseorang pah Bun. " Lanjut bintang membuat ketiga orang itu kaget.
" Papa nggak ngelarang kamu buat menikah tapi apa kamu sudah yakin dan siap ?. "
" Papa takut nanti kamu akan menyesal. "
" Bintang yakin pa ini pilihan yang tepat. " Jawab Bintang cepat.
" Perempuan mana yang sudah berhasil memikat hati anak bunda hm?. " Tanya Riani tersenyum sambil mengusap usap lengan bintang.
Bintang tersenyum pada sang bunda. " Nama nya Michelle Sivania Alexander pa Bun. " Jawab bintang antusias.
Deg
Seyuman Yusuf memudar setelah mendengar nama orang yang selama ini bersemayam di hatinya.
" Gak ." Tolak Yusuf cepat membuat ketiga nya menatap Yusuf bingung.
" Adek kenapa.? " Tanya defan bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bintang Untuk Michelle
General FictionKamu yang membangun kebahagian ini dan kamu juga yang meruntuhkan kebahagian ini, apakah kamu bisa membangun kebahagiaan itu lagi seperti semulah ? - Michelle. Senin , 30 Agustus 2021
