20. Bintang dan Yusuf.

4 0 0
                                        

Selamat membaca.

 
Italia
( Kediaman kel. Zein Ibrahim)

" Assalamualaikum bunda papa Abang. " Panggil seorang pria yang baru saja sampai di kediaman keluarga Zein.
Riani yang berada di dapur langsung bergegas melihat siapa yang datang.

" Loh adek udah sampai ? Kenapa gak kabarin bunda biar sopir yang jemput." Ucap Riani kala melihat anak bungsu nya yang tiba tiba sudah sampai di rumah nya .
Yusuf tersenyum dan langsung menyalimi Riani.

" Yusuf naik taksi bunda biar suprise hehehe. " Jawab Yusuf di iringi dengan cengiran nya.

" Oh iya papa sama Abang Kemana Bun ?. " Sambung nya.

" PAPA ABANG INI ADEK UDAH PULANG!. " Teriak Riani.
Tak lama muncul dua pria berbeda generasi dari balik pintu belakang.

" Aduh bunda jangan teriak teriak telinga papa gak budek kok. " Protes defan.

" Woah si curut udah Sampe aja ni." Girang bintang membuat Yusuf berdengus kesal.

" Apaan sih , emang Lo mau ngomong apaan sih hah sampe nyuruh gua cepet pulang. " Serga Yusuf.

" Aelah santai aja kali. "

" CK gak jelas lu bang . " Kesal Yusuf.

Defan hanya bisa menggelengkan kepalanya anak anak nya ini tak pernah bisa diam jika bertemu.

" Sudah sudah adek istirahat aja dulu ngobrolin itu nya nanti malem aja. " Sela Riani.

✨✨✨✨

Setelah melaksanakan sholat isya dan makan malam semuanya berkumpul di ruang keluarga atas permintaan Bintang.

" Abang mau ngomong apa sama kita ? Sepertinya sangat penting ya?. " Tanya Riani lembut , ia tau sejak tadi ia sudah melihat anak sulung nya yang sangat gugup.

" Bismillah. " Lirih bintang.

" Pah Bun suf sebenarnya udah lama bintang mau ngomongin ini sama kalian. " Bintang menjedah kata katanya.

" Bintang mau ngelamar seseorang pah Bun. " Lanjut bintang membuat ketiga orang itu kaget.

" Papa nggak ngelarang kamu buat menikah tapi apa kamu sudah yakin dan siap ?. "

" Papa takut nanti kamu akan menyesal. "

" Bintang yakin pa ini pilihan yang tepat. " Jawab Bintang cepat.

" Perempuan mana yang sudah berhasil memikat hati anak bunda hm?. " Tanya Riani tersenyum sambil mengusap usap lengan bintang.
Bintang tersenyum pada sang bunda. " Nama nya Michelle Sivania Alexander pa Bun. " Jawab bintang antusias.

Deg

Seyuman Yusuf memudar setelah mendengar nama orang yang selama ini bersemayam di hatinya.

" Gak ." Tolak Yusuf cepat membuat ketiga nya menatap Yusuf bingung.

" Adek kenapa.? " Tanya defan bingung.

Bintang Untuk MichelleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang