yesss balik lagi dengan el, langsung aja mulai hai dozo....
Pict by Pinterest
"wakatoshi"
anak-anak shiratorizawa yg sedang berlatih seketika menatap pelatih mereka yg kelihatan sudah tua karna memang tua
"yg di panggil cuma wakatoshi kenapa kalian ikut-ikut ngelihat?" orang tua itu mencak-mencak sendiri
"pak tua itu selalu marah-marah" tendo menghela nafas
"AKU DENGAR ITU SATORI"
"sorry" ucapnya enteng lalu kembali berlatih
ushijima yg tadi di panggil pun akhirnya nyamperin pelatihnya, dia menatap ke bawah ke arah pelatihnya, entah kenapa pelatihnya menjadi kesal karna di lihat rendah begitu
"ada masalah dengan tatapan mu ha!" ucapnya kesal
"maafkan saya" ucap ushijima yg berlutut di depannya agar sejajar lah setidaknya
capek kadang ushijima tuh di marah-marah tiap hari padahal dia bukan yg salah, coba si pelatih tinggi lagi kan dia juga gak bakal ngelihatin pelatihnya ke bawah kayak gitu
"ini kau bisa baca nanti" ushijima menerima sebuah surat dari pelatihnya
"terimakasih" ucap ushijima lalu menunduk sopan dan pergi untuk menyimpan surat itu
di lain sisi ada jiwa julid yg tidka bisa di tahan lagi, semi pun menoel-noel lengan tendo, yg di toel cuma melirik malas, dia lelah dengan semua latihan ini
"itu surat apa ya?" tanya semi yg tadi sempet melihat interaksi ushijima dengan washijo pelatih mereka
"gak tau nanti tanya aja lah sem gw capek" tendo sudah mendudukan dirinya di lantai
"kalo rahasia pasti si waka gk mau ngasih tau" semi mulai berandai-andai dirinya seorang detektif
"paling juga undangan camp" reon ikut serta dalam perjulidan
"kalo undangan camp kan biasanya langsung di umumin" semi masih curiga
"mungkin itu undangan lomba?" shirabu menebak
"masa waka lomba sendiri" semi memijit pelipisnya smabil berfikir
"jangan-jangan surat wasiat" yamagat hampir yterkena lamparan botol oleh semi
"lu mau sumpahin pak washijo mati, ayok lah!" triak semi seperti marah namun hati senang
"hus gak boleh gitu" pringat reon
"aminn" ucap taichi
"heh! kenapa di lanjutin, awas kualat" reon cuma bisa geleng-geleng
"ssstt itu waka" peringat semi saat ushijima berjalan mendekat
"kalian lagi ngapain?" tanya ushijima
"istirahat wakatoshi-kun" tendo hanya senyum pepsoden
"ini belum waktunya" ushijima menatap jam rolex yg dia simpan di saku ya kali kan main volly pake jam, mana jam mahal, pecah nangis gw
"ayo lah wakatoshi-kun kita lelah" tendo sudah guling-guling di lantai itu
"baiklah"
anak shiratorizawa sebenarnya sudah biasa dengan perdebatan tidak penting ushijima dengan tendo tapi kalo masalah latihan kadang ushijima lebih keras dan sekarang dia meng iyakan permintaan tendo, sedikit mencurigakan
KAMU SEDANG MEMBACA
MANSION Ushijima
Comédiedikarenakan sekolah mereka memiliki masalah semua anak murid yg tinggal di asramah harus di pulangkan, tendo dan semi tidak tau ingin pulang ke mana karna mereka anak rantau, namun kapten mereka ushijima wakatoshi menawarkan untuk tinggal bersamanya...
