Sayang kakak kelas

509 61 23
                                        

dozo......















































sekarang di kediaman mansion cukup sepi karna kelas tiga sedang sibuk belajar di perpus, di sana mereka terlihat belajar dengan moniwa yg mengajari mereka

besok adalah ujian mtk, dan moniwa sebagai ahli mtk tentu akan membantu yg lainnya, mereka mengerjakan beberapa soal dan membahas materi yg belum di pahami

"AAAAAAAAAAAAAA OTAK GW MAU PECAH!" teriak bokuto

"sakit kepala gw anjir" keluh kuroo sambil memegangi kepalanya

"gak kuat plis" oikawa rasanya mau pingsan aja

"alay lu pada" sindir yaku

"tapi bener deh gak nyambung-nyambung" keluh tendo

padahal sejak tadi ushijima sudah menjelaskan ulang, bahkan sampai dia yg mengerjakan soal milik tendo, tapi tendo masih tidak paham

"capek, istirahat dulu ya" keluh semi

"ya udah kita istirahat dulu aja" usul kita

TOK! TOK! TOK!

ketukan pintu membuat pandnagan mereka segera tertuju ke pintu perpustakaan, pintu itu terbuka pelan dan memperlihatkan seorang akaashi

"maaf menggangu, cuma mau mengantar cemilan" ucap akaashi sopan

"AGAAASSHIIIII!" bokuto langsung menerjang akaashi yg baru saja masuk membawa cemilan

"HEH! kasian itu akaashinya!" omel iwa yg sigap menangkap beberapa toples yg sempat terbang karna terlempar dari tangan akaashi

"b-bokuto-san?" akaashi kaget sih sebenarnya tapi dia lebih kaget saat bokuto malah dusel-dusel ke dadanya

"bau kashi enak" gumam bokuto sambil terus mendusel

"WOY BURUNG HANTU MESUM TAU TEMPAT DONG!" teriak semi penuh amarah

"belom pernah di cocol sambel ye si bokuto" saut suga penuh amarah

"HUEEE AGAASSHIII!~" rengek bokuto yg ketakutan melihat dua maung kembar itu

"tenang lah bokuto-san" akaashi mencoba mengelus kepala bokuto agar dia tenang

"ini yg bawa cemilan cuma lu?" tanya yaku

"engga yg lain bentar lagi datang" ucap akaashi

"BANG ASAHIII!" nah kan teriakan noya sudah terdengar, dia datang sambil membawa nampan berisikan boba

"ANJIIRR BOBA!" dengan semangat mereka mengambil minuman itu

"nih bawa sate taichi" ucap shirabu

"kok gw anjir" taichi mana terima

"ada kue-kue nih" futakuchi juga masuk bersama kogane

"gorengan juga bang nih" tanaka membawa masuk 20 bungkus gorengan harga serebuan

"ada teh anget nih" ennoshita membawa nampan berisi es teh anget

"spaghetti saha mau?" terushima membawa sepanci

"rendangnya bang" tawar osamu dan atsumu

"ini kita mau belajar apa piknik sih?" tanya yamagata heran melihat adik kelas mereka

"es krimnya datang" hinata dengan semangat membawa eskrim ke sana

"udah lah piknik aja kita, sayang kalo di anggurin" ucap daisho yg sudah mulai menyantap spaghetti

MANSION UshijimaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang