Hallo semua🙌
Happy 1k semua hihihi congrats Dan makasih udah mau stay.
Jujur aku gak nyangka bisa sampe 1k huhuhu ini semua buat kalian bukan cuma buat aku.
Ada yang rumahnya ujan terus?atau kebanjiran?stay safe and healthy ya semua.
Happy reading ❤️
'apa yang ditakdirkan untukmu, tidak akan pernah lepas sedetikpun darimu. dan apa yang telah dilepas darimu, mungkin memang bukan takdir terbaikmu.'
FROM: PENGGEMAR RAHASIA MU.
.........
'Gimana caranya gue buktiin ke Dinda kalo gue gak salah?'
Samuel mengetuk ngetuk ponselnya ke meja pikirannya berputar putar mencari cara supaya bisa menyelesaikan masalah.
"Gue telpon tukang hackers fiks." Samuel menekan tombol log panggilan dan mulai membahas rencananya.
"Halo ada yang bisa saya bantu?" Tanya pria tersebut.
"Kita ketemu besok jam 12 siang di taman bisa?saya ada perlu sama kamu." Ucap Samuel.
"Bisa pak baik besok kita ketemu." Pria yang disebut hackers itu langsung mematikan telponnya sepihak.
Setelah selesai menelpon Samuel bersiap siap untuk tidur lebih awal dan berharap masalahnya dengan Dinda segera selesai.
SAMUELL~~ AYO BANGUN GANTENG
"Akhh SH*T Suara lu candu banget Din." Ucap Samuel dengan suara khas bangun tidur nya.
Samuel memasang seluruh nada dering hp nya dengan vn yang Dinda berikan sebelum keduanya bertengkar,bisa dibilang hanya vn Dinda yang bisa membuat Samuel terbangun lebih awal.
"Sam bangun sayang udah jam sembilan sini sarapan sam-"
Belum selesai Sari membangunkan putranya Samuel sudah lebih dahulu turun kebawah.
Cuppp
Satu kecupan manis mendarat di pipi Sari seperti biasanya Samuel menirukan gaya andalan papahnya untuk membuat mamahnya bahagia.
"Morning mamah." Samuel tersenyum dan menarik kursi dekat meja makannya.
"Kamu serius udah bangun?what?ini ajaib! I am surprised! Hhh." Sari tertawa melihat putranya yang ternyata bisa bangun pagi sebelum siang hari datang.
"what's so funny? do you think I can't wake up in the morning?" Ucap Samuel menatap sinis Sari yang terus menggodanya.
"I think so." Sari tersenyum lalu mulai menyusun sarapan untuk keluarganya.
"Mamah! That is not true." Ketus Samuel yang mengigit ayam goreng dengan mood yang turun.
"Do you know?" Tanya Sari.
"No." Samuel menggeleng kan kepalanya.
"You! Dalam keadaan apapun selalu makan nomor satu itu sebabnya mamah tidak khawatir kamu pergi sampai larut malam karena pasti kamu tidak lupa untuk makan tiap menit bahkan mungkin perjam." Sari tersenyum sambil mengelus halus rambut Samuel.
"eat number one you know?" Samuel berbicara dengan tangannya yang penuh memegang makanan, jika dilihat sifat Samuel persis seperti bayi.
"Yes sudah tidak diragukan." Ucap Sari.
"Papah?udah berangkat?" Tanya Samuel.
"Dari jam 06.00 tadi berangkat." Jelas Sari.
"Yahhhh baru Sam mau minta doa biar masalah Sam kelar hari ini." Ucap Samuel.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAMUEL JOERLANDA PUTRA
Teen Fictionaku dan kamu memang berbeda aku dengan kata dan kamu bersama nada menikmati karya meski tak sama. Bahkan kita pernah seasing ini untuk menjadi dekat sampai akhirnya kita terlalu dekat untuk menjadi dua orang yang asing.
