~~Cemburu~~
"hinata senpai ini untuk sasuke kun ya".
"Ini juga".
"Ini untuk sasuke senpai, tolong berikan padanya".
"Ini dariku untuk sasuke kun, ku titip ya".
"Ini kadoku untuknya, tolong sampaikan salamku ya".
Hinata mendengus sebal, matanya menatap lokernya dengan tatapan jengkel.
"Yang ulang tahun siapa yang dikasih kado siapa". Hinata bergumam kesal seraya menutup paksa lokernya yang sudah penuh dengan kado-kado pemberian yang katanya fans sasuke itu.
"Ini untuk sasuke senpai, isss apa mereka tidak tau kalau aku itu pacarnya". Hinata mendengus sebal, bisa-bisanya sasuke meninggalkannya dengan para fans girlnya yang tidak jelas itu.
"Oyyy hinata, rupanya kau disini aku mencarimu dari tadi".
Hinata menatap sahabatnya yang berlari kecil menghampirinya.
"Memangnya ada apa?".
Ino mengatur nafasnya yang ngosngosan, "i-itu...disana....
Gadis pirang itu menunjuk lapangan,...sa-sasuke dia".
Tanpa menunggu ucapan ino, hinata memilih berlari ke lapangan setelah mendengar nama sasuke disebut.
Ia menghentikan langkahnya tepat di depan pertunjukan yang membuatnya dongkol setengah mati.
"Sasuke kun mau kan jadi pacarku?".
Teman seangkatannya yang bernama karin membuat dadanya bergemuruh, yang benar saja, berani sekali dia menembak sasuke di depan banyak orang seperti ini.
Detik kemudian hinata tersenyum jahil, bukannya memilih menjewer sasuke atau semacamnya ia malah tertawa dalam hatinya, sasuke pasti menolaknya mentah-mentah hinata yakin akan hal itu.
"Tidak.....
Suara sasuke yang dingin membuat semua orang yang menonton merasa iba pada karin.
"tapi kenapa?".
"Aku sudah punya kekasih".
Bagaikan hari patah hati nasional, semua gadis disana berteriak tak terima.
"Tapi siapa gadismu itu sasuke?". Salah seorang gadis berteriak penasaran, hal itu membuat hinata tersenyum jumawa.
...
"Aku....
Hinata menaiki panggung itu dengan percaya diri, selama ia hidup baru kali ini ia merasa memiliki tingkat kepercayaan melebihi dewi yunani, membayangkannya membuat hinata tersenyum geli, kalau dipikir-pikir dia keren juga.
Semua pasang mata menatap hinata tak percaya, "itu tidak mungkin kan sasuke kun, kupikir kalian hanya bersahabat".
Hinata memberi tatapan tajam pada gadis yang berbicara seenak jidatnya, sahabat rasa pacar maksudnya, jelas salah yang benar pacar rasa sahabat.
Sasuke tersenyum geli, tingkah hinata lebih mirib anak sd yang marah kalau tidak dibelikan mainan, sangat lucu.
"Dia benar, hinata adalah kekasihku......
Sasuke menghampiri gadis itu dan menggenggam tangannya.
.....hubungan kami cukup serius karena suatu hari nanti aku akan menikahinya".
Eh....
Hinata mendelik, ia tak salah dengar kan?, Sasuke selalu saja asal ceplos, memangnya hinata akan menerimanya semudah itu apa?.
KAMU SEDANG MEMBACA
Uchiha Queen (Tamat)
Historical Fiction"cambuk dia 100 kali".... "dia ratu yang sangat kejam".... "aku tidak akan pernah mencintaimu, meskipun kau berstatus sebagai ratuku"...... "dicintai atau tidak tubuh dan jiwamu tetaplah milikku"....
