Kini miqu menangis di dalam rumah khusus di tempat suku Max
Dia bahkan bingung kenapa dia bisa sampai di tempat ini
Dia ingin pulang , dia ingin di tempat lamanya yang dari dulu sudah menjadi bagian dari hidupnya walau hidupnya tak begitu bahagia
Terjebak di tempat yang aneh dan asing , bagaimana dia bisa bertahan
Sangat tak disangka dia bisa berakhir begini dan sialnya handphone nya hilang, yang ada di tas kecilnya hanyalah uang
Apakah Disni ada yang menjual handphone ah tapi rasanya itu tidak mungkin tempat ini seperti suku purba jaman sebelum Masehi
Sangat kuno !
Tok tok tok !!!
Saat lagi asik bersedih , miqu mendengar suara ketukan pintu
Langsung saja miqu membukakan pintu dan ternyata itu adalah dua pria asing yang pertama kali menemukan miqu
Yang satu terlihat menyenangkan dan yang satunya bersurai dingin dan sepertinya pendiam
" Maaf mengganggu , ini ada makanan untuk mu " pria yang terlihat menyenangkan itu menyerahkan kotak besar berisi makanan dan pria bersurai dingin memberikan guci berisi minuman ekstrak buah
" Terimakasih " miqu menerima pemberian mereka dan tersenyum manis
Lagi - lagi mereka mimisan
Mereka masih belum terbiasa melihat miqu tersenyum karna itu membuat kecantikan miqu bertambah
" Bisakah kau berhenti tersenyum "
Ucap pria bersurai dingin nadanya terdengar judes
" Maaf " sesal miqu
Miqu melihat kearah luar rumah
Dia kaget , banyak sekali penjagaan di luar rumah
" Kenapa mereka berjaga di depan rumah ini ? " Tanya gadis itu penasaran
" Kau tau ini kali pertama kami kedatangan makhluk yang sangat cantik pasti bakal banyak sekali orang yang ingin menjumpai mu , tetua takut kau akan terganggu makanya dia memerintahkan kami untuk menjaga mu "
Miqu mengangguk paham mendengar penjelasan pria itu dan dia merasa senang di perlakukan baik Disni
Bahkan di beri penjagaan
" Yasudah kami pamit dulu " ucap salah satu pria itu
" Eh tunggu " miqu mencegah mereka pergi
Dia ingin tahu banyak mengenai suku dan tempat ini , gadis itu fikir mungkin dia bisa mengulik informasi dari dua pria di depannya
.
.
.
" Pertama - Tama aku ingin memperkenalkan diriku nama ku Miquella Valentina kalian bisa memanggilku miqu "
" Namaku JAY dan nama si pendiam ini DEV "
Dev yang disebut pendiam oleh temannya hanya bisa melirik tajam seakan ingin menusuk mulut temannya itu
" Baiklah Jay dan Dev bisa kah kalian memberi tahu ku tentang suku kalian ? " Tanya Miqu dengan rasa penasaran yang menggebu
Jay tersenyum lembut
Pria tampan dengan Surai ceria itu menghela nafas pelan
" Suku kami memiliki ketentuan mutlak , anak laki- laki akan mengikuti gen/fisik ayahnya sedangkan anak perempuan akan mengikuti gen /fisik ibunya itu adalah hal mutlak dalam suku ini
Jika sang ayah tampan maka anaknya akan ikut tampan meskipun ibunya sangat buruk rupa , begitupun sebaliknya "
Miqu menganggukan kepalanya mengerti , pantasan saja dia melihat semua wanita dengan paras yang aneh ternyata begitu ketentuan suku Max
" Dan saat melihat mu , kami semua sangat terkejut karena baru pertama kalinya ada wanita yang sangat cantik , dengan mata mu yang indah
Rambutmu yang lurus dan kulitmu yang cerah kau cantik bagaikan Dewi yang ada di dongeng- dongeng , kami tak akan bosan memandangimu nona miqu benar kan dev? " Jay melempar tatapan jahil ke Dev alhasil Dev hanya diam dengan pipi yang memerah
Jay sialan - batin Dev
Miqu membayangkan bagaimana jika para pria suku Max ada di tempat asalnya pasti mereka akan mimisan setiap saat karna semua wanita di tempatnya sangat cantik semua
Tapi untuk sekarang miqu tahu bahwa dia adalah wanita paling cantik di suku Max dan miqu merasa
Sedikit bangga dengan dirinya
" Sebenarnya kau ini berasal dari mana ? " Akhirnya si pendiam Dev angkat bicara juga
" Aku berasal dari tempat dimana banyak gedung besar , rumah besar dan teknologi canggih "
Jay dan Dev yang mendengarnya merasa bingung dengan kata kata yang asing di telinga mereka
" Apa maksudnya gedung ?" Tanya Jay
" Apa itu teknologi? " Sambung Dev dengan wajah polosnya
Miqu menepuk jidatnya
" Ahh sudahlah lupakan saja "
KAMU SEDANG MEMBACA
MiQuella ✓
Fantasy( sudah tamat ) terjebak di suku aneh dimana Para laki-laki di suku itu sangat tampan sedangkan para perempuannya memiliki paras buruk rupa Apakah suku tersebut dikutuk?
