Pagi ini hujan cukup deras menguyur bumi, bahkan halaman sekolah SMA VANTROPES sudah agak sedikit banjir.
Di parkiran tampak seorang gadis turun dari dalam mobil dengan agak terburu-buru, sambil menjadikan tas nya sebagai payung dan berlari ke gedung sekolah.
Namun langkahnya terhenti kala melihat anak osis yang sedang mengeksekusi siswa yang melanggar aturan. Bible mengusap seragamnya yang agak basah lalu merapikan seragam sekolahnya. Hingga tangannya terhenti saat merasa ada sesuatu yang hilang. Dasi!??
"Dasi? Dasi gue mana?" ucapnya panik.
Wajah Bible seketika langsung berubah panik kala tak menemukan dasi di dalam tasnya.
Bible mengingit jemarinya kalut, kalau sudah begini apa yang harus ia lakukan.
"Nih" Bible mendonggak menatap siluet tajam itu dengan heran.
"Ngapain bengong? Ayo ambil" Desaknya
"Eh? Tapi ini kan-?" Bible menatap Dasi yang sudah berada di tangannya. Pandangannya kembali melihat tubuh jakung yang sudah menjauh itu.
"Dua kali, udah dua kali lo bantuin gue." Bible berucap dengan bibir yang berkerut manahan senyum.
"Sea..Sea, lo itu penuh kejutan" gumam Bible memasangkan dasi pemberian Sea di lehernya.
*****
Bible menghapus peluh di dahinya. Ia merasa lelah membersihkan toilet siswi yang lumayan besar.
"Apes banget sih gue, udah bangun telat, kena macet, trus nyampe sini gue malah di hukum" gerutu Bible.
Semalam Bible begadang demi menyelesaikan tugas sekolahnya tapi naas tugasnya malah ketinggalan dan jadilah Ia di hukum seperti sekarang ini.
Setelah mengembalikan alat kebersihan Bible berjalan sendirian di koridor. Saat ini masih jam pelajaran.
Tanpa sengaja, Bible melihat ke arah lapangan sekolah, ia meringgis di dalam hati saat melihat para brandalan sekolah di hukum lari mengelilingi lapangan di bawah teriknya panas matahari.
Namun mata Bible menangkap sesuatu yang menarik perhatiannya, Hosea. ia melihat cowok itu berdiri di lapangan sambil menghormat bendera.
"Apa dia di hukum karena gak lengkap? Soalnya dia ngasih dasinya sama gue" gumam Bible merasa bersalah. Apalagi matahari pagi ini lumayan terik merasa bersalah ia memutuskan ke kantin untuk membeli minum sebentar.
Setelah kembali dari kantin, Bible menyusul ke tempat dimana Hosea di hukum. Ia ingin meminta maaf kepada cowok itu, gara-gara dirinya dia harus di hukum. Tapi langkah Bible berhenti di jarak 5 meter dari tempat Hosea di hukum. Di sana ia melihat Ezra yang sedang memberikan minum kepada Hosea.
Bible yang melihat itu tersenyum miris, lalu berbalik meninggalkan mereka berdua.
"BEL.."
Tapi langkahnya lagi-lagi harus terhenti ketika seseorang berteriak memanggil namanya
"Apa?" jawab Bible menoleh kebelakang
"Sini" Bible sebenarnya enggan menemui mereka berdua, tapi ya sudahlah.
Sesampainya di sana Bible melihat Ezra yang membujuk Hosea agar menerima minuman dari dirinya. Bukannya mendengar ocehan Ezra, Hosea malah melirik Aqua yang di bawa oleh Bible dan merebutnya begitu saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perahu Kertas
Teen FictionJudul yang sudah diberi tanda "🎗" artinya sudah direvisi. Sea mengepalkan tangannya kuat saat mengetahui fakta yang baru saja keluar dari mulut gadis di depannya. Beberapa detik kemudian Sea berpikir lalu menatap tajam gadis itu. "Dua detik" Sea be...
