Chapture 25

146 16 0
                                        

Ai mengenalkan Blue pada semua orang karna Blue baru datang bergabung dipesta jadian nya Vino dan Jimmy. Pesta ini adalah rencana nya Deun,Ai dan Tee jadi mereka mengundang teman terdekat saja.
"Semua nya..kenalin ini Blue teman nya Ai"
"Sawadikap semua"
"Blue...Ai tinggal ya...Ai mau mengurus Nong berdua yang ada di sana!! Phi Tee....ayokkk..."
"Eee...eee Ai"
Prist pun melihat kedekatan Ai dan Tee lalu ia menanyakan rasa penasaran nya pada Deun "Deun.... mereka koq dekat ya??"
"Hmm....Deun rasa mereka ada hubungan phi, tapi ntah la phi"
"Sangat jarang loh Tee dekat sama wanita"
"Ya bagus dong phi...lagian Deun lihat Ai nyaman dekat phi Tee!!"
"Hmmm....bagus la!!"

****

"Can....kamu kenapa sendirian disini??"
"Gak apa-apa phi Ai!!!"
"Kamu masih marahan pada Barh??"
"Hmmmm....."
Tee dan Barh pun mendekati Ai dan Can.
"Phi sedih melihat Nong phi seperti ini"
"Can...Barh kalian harus bicara, jangan mendiami masalah kalian seperti ini!!"
"Phi Tee....Barh sudah mencoba menjelaskan pada Can tapi Can tidak mau bicara pada Barh!!"
"Can....bicara lah pada Barh" Ai mencoba memujuk Can lalu Tee mengajak Ai meninggalkan kan mereka "Biar kan mereka bicara Ai" Ai pun hanya mengikuti perkataan Tee.
"Can.....Barh mohon dengarkan penjelasan Ku dulu"
"Hm....aku sudah mendengarkan nya saat kau bicara pada phi Ai!!"
"Tapi kenapa kau masih marah pada ku Can"
"Aku hanya masih kesal Barh"
"Maafkan Barh ya Can!!"
"Hmmm"

"Phi Tee apa mereka akan Baikan??"
"Eee...mereka pasti baikan koq"
"Hmmm...Baby....mama kamu lagi sibuk ngurusin papi Can sampai lupa kalau dia sendiri belum minum Susu!!"
"Iya phi...Ai beneran lupa!!"
"Ya sudah phi buatin dulu kamu tunggu disini!!"
"Makasi ya papa Tee!!"
"Aaaooo..."
"Udah sana...." Ai hanya senyum melihat tingkah Tee.

Saat semua nya sedang happy berpesta Ai membuat semua nya panik karna Ai merasa kalau perut nya sakit.
"Phi Tee.....perut Ai sakit....!!"
"Ai...apa sudah waktu nya melahirkan??"
"Eeekkhhheeeemm....phi...Air ketuban nya sudah pecah"
Dengan sigap Tee langsung mengangkat Ai dan semua yang ada disana pun panik karna Ai sudah waktu nya melahir kan.
Tee mengangkat Ai kemobil nya dan phi Mou menemani Ai duduk dibelakang Tee nyupir dan disebelah Tee ada Deun.
Sesampai nya diklinik Ai langsung masuk ruang bersalin Mou dan Dokter bidan langsung menangani Ai.
Tee kelihatan banget seperti menunggu istri yang sedang melahirkan karna ia sangat cemas ketimbang yang lain.
Semua nya sangat mengkhawatirkan Ai.
Tiba-tiba Mou keluar dan memberi tahu kan kalau salah satu harus ada yang menemani Ai didalam.
"Ayoo lah....siapa yang akan menemani Ai didalam??" Mereka bingung karna mereka semua bujangan mana ada keberanian menemani orang melahirkan.
"Biar Tee aja phi Mou"
"Kamu yakin Tee"
"Eee....phi"
"Ya sudah...ayoo masuk!!"
Tee yang melihat Ai sedang mengalami kontrasi langsung memegang tangan Ai.
"Ai...phi disini...kamu harus kuat Ai!!"
"Phi Tee....sakit banget....!!"
"Phi tau...kamu harus kuat demi baby kita ya!!" Ai hanya menganggukkan kepala nya.
Mou yang melihat itu hanya tersenyum ternyata Tee menganggap Anak nya Ai seperti anak nya.
Tak lama setelah itu terdengar lah suara baby Ai yang sedang menangis "Ai...baby sudah lahir...Baby Boy Ai" Tee tanpa sadar mencium kening Ai Dan Ai hanya tersenyum lemas.
Setelah baby nya dibersihkan Mou langsung memperlihatkan baby nya pada Ai dan Tee "syukur lah Baby kalian lahir dengan selamat"
"Makasi phi Mou!!"

*****

Ai sudah tidak berada diruang bersalin karna selesai melahirkan Ai langsung dipindah kan keruangan. Saat Ai sadar ia melihat sekeliling dan mencari seseorang tapi ia tidak menemui nya, ia hanya melihat Vino,Deun dan Can yang ada diruangan nya.
"Nyari Tee???" Vino pun tau siapa yang sedang dicari Nong nya.
"Tenang Ai...phi Tee sedang tugas sekarang"
"Hhhmmm....romantis nya phi Tee yang menemani Phi Ai melahirkan!!"
"Hmmm....kenapa tidak kalian bertiga yang nemani Ai???" Suara Ai terdengar sangat lemah.
"Maaf ya Ai...Kami merasa belum siap melihat kamu melahirkan"
"Eekkhheemm...gak apa-apa...Ai ngerti koq"
Tiba-tiba Mou masuk dan menggendong baby nya Ai "Ai...sudah waktu nya baby menyusu??" Vino yang ngerti mengajak Deun dan Can menunggu diluar.
"Kalau gitu kamu menunggu diluar ya Ai"
"Iya phi"
"Phi...makasi sudah bantu lahiran Ai!!"
"Sudah tanggung jawab phi itu Ai, kamu seharus nya berterima kasih pada Tee!!! Dia sudah menunggu kamu lahiran dan mengurus semua keperluan kamu!! Suami idaman dech pokok nya!!"
"Phi Tee nya mana phi!!"
"Ohh...dia lagi ada pasien, pasti selesai itu dia akan temui kamu"
Ai hanya senyum mendengar perkataan Mou.

*Happy Reading*

My Stupid Phinong (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang