Chapture 18

134 16 0
                                        

Pagi ini Ai sedang menyiapkan sarapan untuk Vino,Deun dan can.Vino datang menemui Ai kedapur.
"Ai...kamu bikin sarapan apa??"
"Nasi goreng phi"
"Oh...ok"
"Phi...Ai hari ini mau kemall mau beli perlengkapan Bayi"
"Oh....tapi phi harus kekantor Ai gak bisa phi temani!!"
"Gak apa-apa phi... Ai pergi sama Blue aja!!
"Oh...jadi ada janji sama Blue!!"
"Iya phi....Blue katanya yang mau temanin Ai"
"Ok lah.....ini kamu pake buat belanja!!" Vino pun memberi kan Black card pada Ai.
"Jangan phi...uang sisa belanja kemaren masih ada!!"
"Phi gak mau tau pokok nya pake kartu ini untuk keperluan kamu Ai"
"Eee...eee....phi"
Ai pun dijemput sama Blue dan mereka langsung menuju ke mall.sesampai dimall Blue menyuruh Ai menunggu sebentar karna ia harus ketoilet.
"Ai...Blue ke toilet dulu ya"
"Ok...Ai tunggu disini ya"

Mou mengajak Tee untuk menemani nya kemall karna mereka berdua bebas tugas hari ini.Tee dan Mou pun mengitari mall sampai Mou mendapatkan telpon dari keluarga untuk menyuruh nya segera pulang dan Mou terpaksa meninggal Tee sendirian di Mall.
"Tee....maaf na....phi yang ngajakin kamu tapi malah harus pulang duluan!!!"
"Gak apa-apa phi....Tee juga masih ada yang mau dicari"
"Ok...kalau gitu phi tinggal ya"
Mou pun meninggalkan Tee dan Tee pun menuju salah satu toko yang ada dimall tapi mata Tee tertuju ke seorang wanita diseberang sana.Tee pun hanya memperhatikan wanita tersebut dan ternyata wanita tersebut sedang bersama seorang pria. Wanita tersebut tak lain adalah Ai dan Blue karna mereka juga sedang berada dimall yang sama dengan Tee. Tee pun segera menemui Ai karna Tee melihat kalau pria tersebut meninggalkan Ai.
"Ai....."
"Phi Tee!! Ngapain??sama siapa??"
"Phi membeli barang, tadi sama phi Mou cuma dia sudah pulang duluan!!"
"Ohhh....Ai sama siapa??"
"Oh...sama teman cuma sekarang dia ke toilet!!!"
Tiba-tiba Blue kembali dan Blue terpaksa pamit ke Ai karna ada Hal mendesak dikantor.
"Ai....maaf banget kita terpaksa cancel makan siang bareng nya karna Blue harus kembali kekantor!!"
"Aooo....ya sudah Blue duluan saja!!"
"Blue gak bisa meninggalkan Ai sendiri juga!!!"
"Gak Apa-apa....Ai bisa sama saya dan saya yang akan mengantar nya nanti!"
"Eee....Blue...Ai nanti pulang sama phi Tee saja!!"
"Maaf sudah merepotkan phi ya!!!"
"Gak masalah!!" Blue pun meninggalkan Ai dan Tee.
"Ai tadi sudah belanja apa aja??"
"Belum sempat belanja phi"
"Ya udah...hari ini biar phi yang temani kamu belanja...ayok...!!!"
"Ok...makasi phi Tee!!" Tee pun membantu Ai berjalan dan selalu memegang tangan Ai mereka sudah seperti suami istri saja. "Wah....pengen banget punya  suami yang sangat perhatian seperti pria itu" Tee hanya tersenyum mendengar omongan salah seorang yang sedang berjalan didepan mereka.
"Phi....Ai rasa mereka salah sangka kalau kita ini suami istri"
"Udah lah Ai...biarkan mereka mau bicara apa!!"
"Apa phi tidak terganggu??"
"Hmmm....gak sich.... kamu terganggu??"
"Ai sich merasa gak enak hati aja pada phi!!"
"Haha....santai aja Ai...!!!"
Tee dan Ai masuk ke salah satu toko peralatan keperluan Bayi. Mereka pun membeli perlengkapan untuk keperluan melahirkan dan membeli perlengkapan Bayi. Bener kata orang-orang disekitar mereka kalau mereka sudah seperti suami istri saja.
Setelah lama mereka belanja Ai merasa laper dan mereka pun menuju sebuah kafe untuk makan siang.
"Ayok...makan Ai!!"
"Pasti kamu laper banget kan sudah keliling dari tadi"
"Hmm....iya phi...Ai laper banget!!"
"Ai....setelah ini kamu mau langsung pulang??"
"Gak phi....nanti Ai mau ke kelas senam, phi bisa antar Ai kesana!!"
"Ohh....ok nanti phi antarin"
"Oh ya....Ai mau nanya boleh??"
"Hmm....boleh!! Mau tanya apa???"
"Phi menyukai Zaira???"
"Haa....kamu koq tau??"
"Ya tau la....phi kan selalu memperhatikan Zaira"
"Hmmm....iya...tapi phi ditolak mentah-mentah!!"
"Aaooo....kasian banget!!"
"Tu lah Ai....jadi phi sekarang tidak terlalu memikirkan nya lagi. Yaaa....walaupun terkadang hati ini bersedih!!"
"Kasian banget phi Tee, padahal kan phi Tee baik banget"
"Terkadang wanita itu lebih menyukai pria jahat Ai"
"Haha....iya juga ya phi...ya udah kita pergi sekarang ya phi"
"Ok"
Sesampai di kelas Ai pun dibantu sama Tee untuk keluar dari mobil.
"Makasi ya phi..."
"Ai....hmmm....phi temani kamu boleh gak?"
"Hmmmm....phi...nanti phi bosan loh"
"Gak apa-apa lah Ai...boleh ya...!!!"
Tiba-tiba instruktur senam menyapa Ai.
"Ai....tumben banget ditemani Suami?"
"Eh....ini...." Belum sempat Ai bicara sudah dipotong sama instruktur "kebetulan banget suami Ai hari ini datang kita hari ini senam emang harus didampingi suami Ai"
"Haaa....beneran phi??? Tapi...!!"
"Oh....iya phi...saya suami nya Ai dan Ai sudah bilang kalau hari ini emang ada senam bareng suami!!"
"Oh...syukur lah!" Instruktur pun meninggalkan mereka.
"Phi Tee.....kenapa phi iya kan!!"
"Gak apa-apa loh Ai....phi gak mau kalau mereka beranggapan anak mu gak ada ayah nya"
"makasi ya phi dah mau menemani Ai"
"Iya sama-sama..ya sudah youk kita masuk"
Tee pun menemani Ai masuk keruangan dan mengikuti instruktur senam.

*bersambung*


My Stupid Phinong (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang