09

1K 105 19
                                        

Ramein yuk

Happy reading

Pagi ini Ray sama Qila sudah siap buat ketemu sama pak Wira pemilik perusahaan properti di Bali, Ray sama Qila duduk di meja yang sudah di janji kan,

Pak Wira ga bisa hadir karna ada urusan mendadak jadilah di wakilin sama anaknya, Jane yang di suruh nemuin Ray yang sudah menunggu, karna hanya hari ini Ray sama Qila di bali nanti sore harus balik ke Jakarta,

"Maaf saya terlambat..."ucap wanita cantik yang baru datang,

"Ah iya gapapa.."jawab Ray menatap Jane sekilas

"Maaf papa saya ga bisa hadir jadi saya yang gantiin, kenali saya Jane.."

"Iya ga masalah, saya Ray, ini calon istri saya Aqila.."

"Oh, hai Jane"

"Hai juga, senang bertemu dengan anda" jawab Qila tersenyum.

"Iya"

"Silahkan duduk Jane" lanjut Qila, mereka duduk bertiga, di hadapan mereka Jane duduk sendiri sesekali menatap Ray yang tengah serius membaca proposal kerja sama,

"Duh kira jomblo tadi taunya udah punya gandengan"batin Jane

"Ehem.."dehem Qila menarik perhatian Ray sama Jane menatap dirinya

"Kamu kenapa?"

"Gapapa" jawab Qila singkat, Jane menatap Qila malas yang terlihat sekali manja menurutnya,

"Ok semuanya bagus saya setuju.!"

"Baik jadi mulai pembangunan nya kapan?"

"Bulan depan.."

"Ok, saya harap Lo bisa sering mantau"

"Iya bisa di atur itu"

"Semua pekerjanya sudah bagus itu.?"tanya Qila

"Iya kalian bisa cek lasung ke lokasi kalau mau..?"

"Sepertinya kami ga bisa ke lokasi karna nanti sore sudah harus balik ke Jakarta"jawab Ray

"Ok gak masalah bisa di lain waktu.."

"Iya"

Qila hanya menyimak saja karna Merasa dia ga perlu bicara apapun, santai menikmati minum sama makannya Ray menatap calon istrinya yang diam sibuk sama makanan ga biasanya, membuat dia kwatir

"Sayang.."panggil Ray

"Apa..?"

"Kamu kenapa?"

"Aku gapapa Abang,"

"Benar..?"

"Iya"

"Ehem.."deheman Jane menarik perhatian Qila menatap malas Jane yang juga menatap nya aneh, membuat Qila semakin malas saja rasanya ketemu lagi sama ni wanita so iye,

"Ya sudah kalau gitu kita pamit" ucap Ray melihat suasana semakin tak mengenakan

"Kog buru-buru?" Tanya Jane

"Iya kita belum packing"

"Oh, ok"

"Yuk sayang"

"Iya, kita duluan ya Miss Jane.."tekan Qila tersenyum manis,

"Iya silahkan.."

Ray sama Qila pamit dari sana, Qila berjalan duluan ke parkiran sambil menggerutu kesal Ray berlari mengejar qila

"Sayang tunggu..!" Ray menahan tangan Qila,

"Apa sih ayo aku capek..!"

"Kamu kenapa?"

friend in blanketTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang