Hai kembali lagi di cerita ga jelas ini🤣✌️ semoga masih suka ya wkwkkw vote and coment 🤗🤭
Happy reading
Qilla lagi duduk santai di balkon kamar menatap bintang Ray belum pulang dari kantor Karna ada lembur kerjaan yang ga bisa dia tinggal kasih kabar kalau dia pulang sedikit terlambat hari ini.
Duduk sendiri membuat Qila mengingat kejadian berapa bulan lalu dia kehilangan anaknya membuat dia sedih tak terasa membuat dia menangis
"Nak maafin bunda ya ga bisa jaga kamu sampai lahir kedunia.."air mata mengalir deras di pipinya.
Ray baru pulang dari kantor hari sudah jam 10 malem dia baru sampai ke rumah karena ada kerjaan harus dia selesaikan malam ini juga sama sekertarisnya dan berapa karyawan lainnya dia lembur di kantor.
Membuka pintu kamarnya dengan pelan takut membangunkan istrinya yang pasti sudah tidur dan benar saja Qila sudah tertidur buku laptop di depannya masih menyala sepertinya Qila sempat mengerjakan tugas kampusnya tapi tertidur, Ray tersenyum menatap wajah damai istrinya
"Maaf ya sayang aku baru pulang.."bisik Ray mencium keningnya tak lupa mematikan laptop meletakkan di nakas baru Ray melepas kemeja dan jasnya buat mandi sebelum tidur
Qila terbangun dari tidurnya dia menatap sekelilingnya laptopnya juga sudah rapi ray juga sudah tidur memeluk pinggangnya erat, dia tersenyum menatap suaminya yang terlihat lelah karna kerja seharian ini, Qila mengusap bibir tipis Ray menatap dalam wajah tampan yang tak pernah terpikirkan olehnya buat jadi istri dari seorang Rayyan Abimana namun itulah takdir tak pernah tau sama siapa kita jatuh cinta sama siapa kita akan di pasangkan.
"Ganteng.."ucap Qila pelan
"Aku tau..!"jawab Ray masih menutup rapat matanya. Membuat Qila kaget
"Abang ih kamu gak tidur..?"
."tidur sayang tapi kebangun karna kamu meraba wajahku..!"
"Emmh maaf ya bang.."ucap Qila tak enak.
"Sudah gapapa sayang bobo lagi yuk.."ucap Ray megeratkan pelukannya
"Iya"
Mereka saling peluk menutupi tubuh mereka dengan selimut
***
Quen lagi kumpul sama oppa Omanya di Singapura mereka lagi duduk di taman belakang menikmati teh hangat dan nyemil kue yang di bikin sama Vania mereka sambil bercerita Surya menyakan quen mau lanjut kuliah dimana nanti setelah selesai sekolahnya disini.
"Quen mau kembali ke Jakarta?"
"Iya Oma"
"Sepi lagi dong Oma sama oppa disini."
"Nanti kan momy sama Dady sering ke sini Oma."
"Tapi tetap aja sepi quen.!"
"Ya gimana lagi omah quen kan mau bantu bang Ray sama kak Qila"sahut Surya tersenyum
"Quen ga bisa apa menetap di sini aja?"
"Ya ga bisa Oma perusahaan di Jakarta kan besar.."jawab quen memeluk omanya
"Iya deh, tapi bener ya kuliah yang bener kamu.!"
"Siap oma.."
Surya tersenyum mendengar obrolan istri dan cucu bontotnya itu.
"Kapan kita ke Jakarta?"tanya Surya
"Minggu depan oppa.."
"Ok,"
Iya quen lagi libur sekolah jadi mereka bertiga akan pulang ke Jakarta buat menengok Qila sama Ray dan tentu ketemu Amelia sama jenny juga quen kangen sama momy Dady nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
friend in blanket
Historia Cortasebelum baca ini, di sarankan buat baca Aku Anak Dady dulu ya biar ga bingung
