Ramein yuk
Happy reading
Sudah sampai di Bali dalam perjalanan mau ke hotel Qila kecapean dari tadi nempel sama Ray
"Kenapa sayang?"
"Gapapa cuma capek aja"
"Tidur aja gapapa sayang kalau ngantuk"
"Gak aku cuma masih lemes aja karna baru bangun kita lasung turun"
"Oh ya udah" Ray menarik Qila kepelukannya mengusap punggung Qila
"Bang kapan ketemu sama pihak bangunan proyek nya?"
"Besok sayang hari ini kita istirahat dulu ya"
"Hm"
Mobil yang membawa mereka sudah masuk ke area hotel tempat mereka bakal bermalam selama di bali
"Yuk turun sayang pelan-pelan"
"Iya"
Koper mereka sudah di keluarin dari mobil sama driver yang menjemput mereka, Ray menggandeng tangan Qila yang masih lemes.
"Bisa sayang?" Tanya Ray kwatir
"Iya bisa tapi jangan jauh-jauh"
"Iya sayang"
Ray ke resepsionis minta kunci kamarnya.
"Permisi mbak."ucap Ray sopan
"Ah iya ada yang bisa saya bantu.?"jawab si mbak yang tatapan tak lepas dari Ray
"Em saya mau minta kunci kamar atas nama Rayyan Abimana"
"Ah iya sebentar"
"Rayyan Abimana ya kamar 206 di lantai 6 ya mas"
"Iya"
"Ini mas kuncinya"
"Makasih"
"Mas boleh minta kontaknya?"
"Mbak kerja yang benar bisa jangan gatel sama suami saya"ucap Qila judes
Membuat Ray menahan tawanya.
"Eh maaf mbak" ucap si mbak resepsionis nya,
"Huh dasar gatel..."ucap Qila menarik Ray menjauh dari sana, Ray gak tahan mau ketawa baru kali ini dia liat Qila marah sama orang yang genit sama dia, "apa mau ketawa..?"
"Eh enggak sayang"
"Awas aja kalau genit kamu, gak ada ya jatah buat kamu...!"
"Duh sayang kan bukan aku yang genit tapi dia"
"Tetap aja aku ga suka"
"Iya sayang udah ah jangan marah dong"
"Hm"
"Yuk kekamar aja biar bisa istirahat"
Liff terbuka mereka masuk buat naik lantai 6 ke kamar mereka, di dalam lift Qila masih cemberut karna kesal sama kejadian tadi Ray menggeleng kan kepalanya dia merasa lucu ga biasanya Qila marah biasanya juga ceuk aja ga peduli, tapi dia senang si Qila cemburu tandanya Qila juga mencintai nya makin membuat Ray yakin buat nembak Qila nanti malam di ballroom hotel yang sudah di boking nya dan minta dekor seromantis mungkin buat dia menyatakan cinta sama Wanita impian nya,
"Yuk ini kamar nya sayang"
Ray membuka pintu mereka masuk kedalam diatas kasur bunga berbentuk hati dan tulisan I love you di atas sama buqouet bunga mawar merah itu semua atas request Ray dia sengaja meminta pihak hotel menata kamar mereka,
KAMU SEDANG MEMBACA
friend in blanket
Short Storysebelum baca ini, di sarankan buat baca Aku Anak Dady dulu ya biar ga bingung
