Bertemu si sadboy
Ding Dong Ding...
Sudah 45 menit berlangsung kini waktu paling nikmat bagi para siswa datang yaitu waktu istirahat, hal apa lagi yang bisa menandingi kenikmatan istirahat saat sekolah.
Semua siswa mulai berlarian ke kantin tak terkecuali Anna, ia takut jika tak lari maka pilihan makanan yang nanti dipilih hanya tinggal sedikit. Beruntungnya Anna tiba tepat waktu dan mendapat makanannya, tak tanggung-tanggung sekantong plastik makanan dan minuman yang dibelinya.
Swiush Swiush...
Seorang perempuan duduk di bangku taman yang di kerumuni 3,4 perempuan lainnya siapa lagi kalau bukan Mita siswa pindahan yang cantik gemulai, di arah yang bersebrangan terlihat Anna yang melihat namun tak terlalu memikirkannya karena ia sibuk mengunyah makanannya
"Wow tidak diragukan lagi aura seorang pemeran utama" *hap... Ucapnya sembari menggigit rotinya di bawah pohon rindang
Mata Anna beralih ke arah lain,
"Wow amazing! So cool!" *hap...
Matanya melotot menyeringai melihat segerombolan siswa laki-laki yang bermain sepak bola
"Cowok-cowok yang ganteng apa mata gw yang bintitan? Kok gw dulu nggak sadar kalo dunia ini penuh dengan cogan, dulu gw kemana😫" ungkap batinnya sebentar lalu kembali makan dengan mata yang tak berkedip
"Oy! Liatin cowok Ampe segitunya? Nggak pernah ngeliat cowok yah?" Tegur seorang laki-laki dari atas pohon yang melompat tepat di sebelah Anna
"Uwoanjir pala gepeng!!" Teriak Anna yang kaget
"Anjir bikin kaget aja, untung kagak punya penyakit jantung gw" batin Anna yang masih kaget memegang dadanya
"Hahaha... Nggak usah lebay kali kagetnya orang gw cuma turun di samping Lo aja" ejeknya sambil tertawa
"Lah ni orang bukannya kevin Andrea Dovizio? Cowok yang bakal ngejar-ngejar si Mita tapi malah jadi sad boy" batin Anna
"Kayak monyet aja lu, naik pohon segala" sentak Anna
"Lah elu ngapain ngeliat cowok kek cewek cabe cabean pinggir jalan?!" Balas kevin
"Nyebelin banget ni cowok ganggu kualiti Time gw aja, mending ngejauh aja dia ada sangkut pautnya sama si Mita bakalan ribet kalo berurusan sama mereka" batin Anna
"Ini namanya penyegaran mata kayak elu yang mantau cewek buat lu deketin!" Tegas Anna membenah makanannya dan bersiap pergi
"Lu pergi gitu aja? Nama Lo siapa? Gak mau tau gue siapa? Siapa tau lu bakal suka sama gw gitu?" Tanya Kevin menyeringai.
Kevin memang terkenal genit pada setiap cewek, tapi nanti ia akan luluh dengan Mita walau akhirnya jadi sadboy karena Mita mencintai Nito
"Iyyuh.. kepedean banget ni orang, ujung ujungnya lu bakal jadi sadboy juga" batin Anna
"Huek.. kepedena lu, kita juga gak bakal ketemu lagi. Oh ya ada cewek pindahan lu tau kan? Tau lah masa gak tau, tuh cewek caaantiiiiik bet coba liat lu bakal kecantol"
"Hahaha... Gw percepat Lo menemukan cinta sejati *huek.. Lo, gw harap Lo jadi sadboy nya cepetan hahahaha..." seringai Anna puas dalam hati lalu pergi meninggalkan kevin
"Biasanya cewek yang liat gw langsung terpana sama kegantengan gw, tapi dia malah ngerekomendasiin cewek lain. Hmmm menarik, kalo diliat liat dia lucu juga" seringai Kevin tersenyum menaikkan bibir sebelahnya
Di dalam kelas.
"Tuh cewek baru kegatelan banget gak sih menurut Lo?"
"Iya gatel banget Ama cowok"
"Sok kecantikan banget jadi cewek"
"Udah mulai aja nih ngejulitnya padahal si Mita baru juga masuk sekolah" batin Anna melihat ke arah siswa yang bisik bisik dengan tingkat kejengkelan setara dengan gosipan tetangga
Mita yang di jadikan bahan bincangan hanya duduk diam menunduk di bangkunya tak tau alasan dibalik bisik bisik tetangga sebelah bangku
Flashback :
Mita yang sedang berkumpul bersama beberapa siswa perempuan termasuk Febi di taman asik mengobrol, tiba tiba mereka didatangi beberapa siswa laki-laki
"Mita boleh minta nomor nya gak?" Tanya seorang dari mereka
Mata para siswa perempuan yang tadinya berteman kini seketika berubah menjadi mata iri saat melihat Mita yang baru masuk sekolah langsung disukai para siswa laki-laki, hal serupa juga terjadi pada Nito tapi respon dari siswa laki-laki hanya sekedar acuh tak acuh.
"Apaan sih Lo, udah pergi sana ganggu aja" ucap kesal perempuan di samping Mita, Yap orang itu adalah Marsya sang antagonis. Marsya yang awalnya ingin berteman baik berujung iri kepada Mita
"Yee gw kan mintanya ke dia kenapa lu yang sewot?!" Ujang kaki laki yang meminta nomor itu
"Udah sana sana pergi!" Usir Marsya
Tak lama muncul lagi yang lain, dan terus saja begitu hingga membuat siswa perempuan yang lain kesal, tapi tidak untuk Febi karna ia tak mementingkan hal tersebut. Dan kedepannya ia akan menjadi sahabat dekatnya Mita.
"Apaan sih ni cewek kok bisa disukain sama banyak cowok" batinnya seraya menatap iri ke arah Mita
Flashback end.
suara pintu yang tiba tiba terbuka membuat yang tadinya berisik menjadi sepi, ya tentu saja yang masuk Kevin. Kakinya melangkah kemudian berhenti tepat di depan Mita
"Hay gw Kevin, gw denger lu pindahan yah?" Tanya Kevin duduk di depan kursi Mita yang kosong
"I-iya, aku baru pindah tadi pagi" jawab Mita
"Gw harap kita- bisa-berteman-baik" ucapnya mengulurkan tangan ke Mita
Mata Kevin sedikit melirik ke arah samping
"Sial! Kenapa pake ketemunya di kelas sih, seinget gw ketemunya nggak di kelas. Apa jangan jangan karna perkataan gw di taman? Haduuhh! Goblok lu An!" Batin Anna yang kini tengah menutup mukanya dengan buku yang terbalik dan sesekali memukul pelan kepalanya
Ding Dong Ding...
"Ah udah masuk, aku pergi ke kelas dulu ya Mita bay bay" sambil melambai tangan berjana keluar
"I-iya" lambai Mita
Kini suasana kelas semakin ribut setelah kedatangan Kevin
"OMG Lo liat gak Kevin ngomong sama tuh cewek"
"Seorang Kevin yang dihampiri banyak cewek ngehampirin si Mita"
"Omg Kevin gw😭"
Febi yang baru kembali dari toilet kebingungan dengan satu kelas yang ribut
"Mita ini pada kenapa sih?" Tanya Febi
"Tadi ada yang nyamperin trus nyapa aku namanya kevin, terus sekelas jadi gini aku juga gak tau?" Jawab Mita
"Astaga! Mita pokoknya jangan Ampe deket deket ama dia" larang Febi
"Emang kenapa?" Timbal tanya Mita
"Dia itu suka godain cewek tapi gak pernah serius, lu harus hati hati ama dia!" Tegas jawab febi
"Bahkan cewek di sekolah ini semua 95% pasti suka sama dia" bisiknya ke mita
"Yap gw masuk yang kelompok 5% dari populasi di sekolah ini" batin Anna mendengar bisikan Febi yang masuk ke telinganya
***
Tak tak tak.. langkah Anna keluar rumahnya dan berjalan terus hingga tak lama kini ia nampak sumringah berjalan ke arah gedung yang tak lain gedung MLY. Kini ia semakin bersemangat saat ceritanya dibaca langsung oleh sang calon boss, pak nanda.
Jangan lupa vote
🥀
KAMU SEDANG MEMBACA
The past
Fantezie✨Cerita ringan ✨ Anna Eleanor Gadis berusia 24 tahun yang kini bekerja di minimarket untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kalian mungkin berpikir nasibnya sial, tapi tidak! Kata sial tak bisa mendeskripsikan hidupnya yang sudah acak-acakan bahkan ia h...
