Evaluasi terus berlanjut. Beberapa trainee ada yang mendapat pujian dan ada juga yang tidak luput dari kritikan pedas. Seperti halnya Jia yang dikritik habis-habisan karena Yunho berkata ia terlihat meremehkan evaluasi.
Para trainee yang menampilkan secara memukau juga mendapatkan pujian yang layak mereka dapatkan. Para pelatih dan yang lainnya hanya berbicara apa adanya. Itu juga untuk membantu perkembangan semua trainee.
Trainee yang berhasil memikat para pelatih, Sajangnim, dan Sunbaenim menjadi lebih semangat lagi dan percaya diri. Karena jika para trainee terus meningkatkan kemampuannya, kemungkinan besar debut ada didepan mata.
"Trainee selanjutnya" BoA melihat kertas yang ia pegang, lalu menatap kearah trainee. "Lee Dasom silahkan maju"
Dasom yang namanya dipanggil sontak berdiri. Ia menatap kearah Yui. Tangannya sudah berkeringat dingin. Jantungnya berdebar sekarang.
Yui mengepalkan kedua tangannya memberikan semangat kepada Dasom.
"Hwaiting! (Semangat)" ucap Yui melalui gerak bibirnya.
Dasom mengangguk kepalanya. Ia kemudian berjalan kedepan dengan percaya diri. Penampilan kali ini ia harus membuat mereka merasa kagum. Karena sebulan ini ia sudah berusaha sangat keras.
"Annyeonghaseyo" Dasom membungkukkan badannya, tersenyum sopan kepada semua orang didepannya. "Nama saya Lee Dasom. Saya membawakan lagu SNSD - Into The New World"
"Okay. Silahkan" ucap BoA mempersilahkan.
Dasom mempersiapkan diri sebelum musik diputar. Ia menarik napasnya agar mengurangi perasaan gugupnya.
Saat musik diputar, ekspresi Dasom berubah sesuai dengan jenis lagu yang akan ditampilkan.
BoA mengangguk kepalanya. Seperti yang biasa BoA lakukan, ia melihat data semua trainee dan terlihat menulis sesuatu.
Sedangkan Yui, ia tak segan-segan mengambil ponsel miliknya dan berniat untuk merekam penampilan Dasom dari awal hingga akhir. Ia sangat antusias dengan ini. Yui bisa menebak dengan hasil akhirnya.
Dasom bernyanyi sembari menarikan koreografi dari lagu tersebut. Sekilas, lagu yang ia nyanyikan memiliki gerakan simple namun jika diteliti lagi itu membutuhkan stamina yang besar.
Choi Areum—pelatih vokal, mengangguk kepalanya terlihat sekali ia menikmatinya. Pelatih Park, pelatih Cha dan Yunho masih tengah memperhatikan.
Yui merasa ia ingin berteriak heboh melihat penampilan Dasom. Tapi ia ingat karena disini masih ada Lee Sooman Sajangnim. Ia harus tau diri karena masih trainee.
Musik yang diputar akhirnya berhenti.
Yui yang tak tahan akhirnya berteriak heboh. "Lee Dasom jalhaesseo! (Kerja bagus)"
Semua yang disana menggeleng dengan tingkah Yui ada juga yang terkekeh ada juga yang menatap sinis. Yah, lagipula Yui tidak peduli dengan itu semua.
"Lihat itu adikmu, Hyung" celetuk Haechan.
Mark yang mendengar itu menatap kearah Yui kemudian ia tertawa terbahak-bahak.
Yuta terkekeh melihat Yui. "Dia memang begitu"
Joy yang duduk tidak jauh dari NCT mendengar celetukan Haechan.
"Siapa adikmu? Dasom?" tebak Joy menimpali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hey Aster
Fanfiction★[Reinkarnasi Idol]★ Irina Lee hanyalah gadis sebatang kara. Sedari kecil dia tinggal di panti asuhan. Moto hidupnya adalah menjadi kaya raya. Beranjak dewasa dia hanya disibukkan untuk mencari uang. Melupakan mimpinya untuk menjadi seorang idol. Ak...
