8. Shopping 🛍️

6.3K 618 0
                                        

Seusai makan siang, Yui tadinya akan langsung pulang ke apartment miliknya. Tapi Yui ingat jika di apartment-nya tidak ada bahan makanan untuk ia masak nantinya.

Yui pun memutuskan akan pergi ke supermarket menggunakan taksi karena tadi ia berangkat bersama Yuta. Mobil yang Ayahnya belikan juga masih belum sampai.

Yui sekarang tengah berada di luar Cafe menunggu taksi yang tadi sudah ia pesan. Sekitar 10 menit Yui menunggu, taksi pun datang. Ia memasuki taksi itu dan mengatakan tempat tujuan yang akan Yui tuju kepada sang sopir.

Ditengah perjalanan Yui melamunkan suatu hal. Ia menopang dagunya dan menatap kearah jendela samping taksi.

Yui tengah memikirkan jika kehidupan yang Yui alami sekarang sungguh sangat berbeda dengan apa yang terjadi dikehidupan yang sebelumnya.

Yui akui jika dulu ia hanyalah anak yatim piatu yang miskin dan harus berjuang seorang diri. Bahkan ia bisa dikatakan tidak mempunyai seorang teman atau keluarga yang bisa ia jadikan sandaran. Jadi Yui hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri.

Dulu Yui tidak mempunyai teman yang benar-benar tulus padanya. Kebanyakan orang menjauhi dirinya hanya karna ia anak yatim piatu yang asal usulnya tidak jelas.

Yui berharap dikehidupan ini ia dapat menemukan sosok teman yang selama ini Yui cari dan mau berteman dengan tulus dengannya. Mungkin akan susah dizaman sekarang.

Dikehidupan yang sekarang, Yui sangat bersyukur. Ia bisa dipertemukan dengan keluarga yang sangat menyayangi dirinya. Bahkan ia juga mempunyai dua orang kakak laki-laki yang selalu menjaga dan mengerti dirinya.

Dan jangan lupakan jika ia terlahir sebagai putri bungsu yang kaya raya. Sebenarnya Yui menganggap itu bonus dikehidupan ini karena hal yang paling ia inginkan di masa lalu adalah ingin merasakan mempunyai keluarga yang lengkap.

Yui bertekad akan hidup dengan bahagia dikehidupan ini. Menjalani kehidupan baru dengan pribadi yang baru yang lebih baik.

Memikirkan itu semua Yui tersenyum kecil.

"Sudah sampai, non"

Suara sang sopir menyadarkan Yui, ia lantas membayar tarif taksi.

"Terima kasih, Pak" Yui pun turun dari taksi dan melangkah masuk kedalam supermarket.

*****

Sebelum memulai belanja Yui tidak lupa untuk mengambil keranjang yang sudah disediakan.

Yui memilih supermarket disini karena sayur yang mereka jual selalu fresh setiap harinya dan seafood yang dijual juga beragam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Yui memilih supermarket disini karena sayur yang mereka jual selalu fresh setiap harinya dan seafood yang dijual juga beragam. Selain itu, mereka juga menjual bumbu-bumbu khas Jepang secara lengkap yang tidak dijual di supermarket yang lain.

Darimana Yui tau semua itu? Tentu saja dari internet.

Yui sengaja pergi ke Korea tidak membawa aneka macam bumbu dari Jepang karena terlalu ribet dan barang yang akan dibawa pasti tidak sedikit. Jadi Yui lebih menyukai membeli secara langsung seperti sekarang ini.

Hey AsterTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang