Kesel banget daritadi nggak bisa upload gambar. Aku cari tau ternyata banyak yang kasusnya kyk aku. Ntah internet lagi down atau Ind*hom* yang error ༎ຶ‿༎ຶ
Maaf yaa yang nunggu update-an (人 •͈ᴗ•͈)
Happy reading 💚
*****
Kehadiran Haruto dan Ni-ki membuat Aster bertanya-tanya. Kenapa mereka bisa berada dimobil Asahi dan datang secara bersamaan?
Mungkin kalau Haruto masih masuk akal karena berada disatu group dengan kakaknya. Nah, kalau Ni-ki? Mereka saja berbeda agensi. Apa dia tidak sibuk, pikirnya.
"Ya ampun..." Ni-ki mencubit kedua pipi Aster yang sedikit cubby dengan gemas. "Melihat wajahmu kebingungan begitu sangat menggemaskan"
Aster memukul punggung tangan Ni-ki yang berada dikedua pipinya. "Shakhiitt...ihh" gerutunya. Kemudian ia melirik Haruto dengan wajah memelasnya.
"Ni-ki udah. Lihat tuh, pipinya sampai memerah" titah Haruto ketika Aster menatapnya meminta pertolongan.
Ni-ki melepaskan cubitannya pada Aster sembari terkekeh puas. "Chou kawaii (Imut banget)" Menatap kedua pipi Aster yang memerah.
Aster mendengus memalingkan wajahnya dengan cemberut.
"Nih, jangan cemberut begitu" Haruto mengulurkan sekotak susu kotak strawberry pada gadis dihadapannya. Ia terkekeh menatap Aster yang masih cemberut.
Mendengar kata strawberry, Aster menengok kearah Haruto dan tanpa basa-basi mengambil susu kotak strawberry yang diulurkan padanya.
"Arigatou ne" balas Aster dengan senyum lebarnya menatap Haruto kemudian meminumnya langsung karena pria itu sebelumnya sudah menusukkan sedotan pada susu kotaknya.
Haruto mengulurkan tangannya untuk mengusap kepala Aster dengan lembut. Ia tersenyum kecil melihat wajah Aster yang langsung senang hanya karena strawberry.
Tak lama pintu sebelah pengemudi terbuka dan muncul Asahi yang tengah duduk dibalik kursi pengemudi. Ia melirik kearah Haruto sebentar lalu menengok kebelakang untuk mengecek adiknya.
"Kalian tidak melakukan apapun pada Yui-chan kan?" tanya Asahi memicingkan matanya menatap Haruto dan Ni-ki penuh curiga.
"Mana berani kita, Onii-san" kekeh Ni-ki seolah tidak terjadi apa-apa.
Asahi mengangguk. Melirik Haruto yang seketika pria itu tersenyum lebar. "Wakatta (Baiklah)" Kemudian ia menghidupkan mesin dan menjalankan mobilnya menuju apartment Aster.
Kalau kalian bertanya kenapa Haruto dan Ni-ki bersama Asahi. Karena saat Asahi akan berangkat menuju apartment, terlihat Haruto yang berdiri tak jauh darinya dan menanyakan akan pergi kemana.
Ketika tau akan mengunjungi Aster, ia pun memaksa untuk ikut. Dan secara kebetulan, Ni-ki sedang bermain di dorm Treasure bersama Heeseung yang ingin menemui Asahi.
Jadi, setelah tau Asahi akan pergi dan tempat tujuannya adalah apartment Aster, tanpa basa-basi Ni-ki mengekori Asahi dan berkata 'Aku ikut'. Asahi juga membiarkan, karena Ni-ki adalah teman Aster sejak mereka masih bayi.
Sepanjang perjalanan, mobil Asahi diramaikan dengan candaan Haruto, Ni-ki, dan juga Aster. Jika kalian bertanya kenapa kedua pria itu terlihat akrab, maka jawabannya adalah karena rumah mereka yang ada di Jepang bertetangga. Jadi, mereka berdua sudah berteman sejak kecil.
*****
Setibanya Aster dan lainnya di apartment, ia teringat ada tugas kuliah yang harus segera dikerjakan agar nantinya tidak semakin menumpuk. Sebelumnya, ia sudah mengabari Yuta dan teman-temannya jika sudah sampai apartment dengan selamat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hey Aster
Fiksi Penggemar★[Reinkarnasi Idol]★ Irina Lee hanyalah gadis sebatang kara. Sedari kecil dia tinggal di panti asuhan. Moto hidupnya adalah menjadi kaya raya. Beranjak dewasa dia hanya disibukkan untuk mencari uang. Melupakan mimpinya untuk menjadi seorang idol. Ak...
