3.Dia Yang Peka.

618 48 4
                                        

Sebuah tangan putih dan mulus yang punya sedikit kemerahan dan beberapa luka dipasangi fius kecil yang menyalurkan air kedalam tubuh sosok yang sedang terbaring lemah.Mata indahnya membuka secara perlahan dan terlihat memberat.Mata bengkak dan penuh kemerahan itu benar-benar memilukan dikala wajahnya yang sempurna bisa berubah menjadi kurang baik kerana luka yang membekas dipipi dan mulutnya.Bahkan mermar dibahagian leher juga terlihat seperti gigitan manusia disana.

"selamat siang"Krist menyapa sosok itu sambil memasangkannya kaos kaki panjang.

New hanya diam melihat apa yang sedang Krist lakukan pada kakinya.Bahkan sudah menyadari jika dirinya sedang dirawat dan sudah memiliki pakaian.Ingatannya?sangat buruk kerana tidak bisa lupa apa yang telah terjadi padanya selama dua hari diperlakukan dengan kasar sehingga dirinya pingsan.

"bagaimana?apa kau mau makan atau minum dulu?"tanya Krist yang sudah selesai akan kegiatannya."aku sudah mengobatimu..bahagian lukamu sedikit parah.Mungkin beberapa hari lagi akan membaik."

Setelahnya Krist cuba membantu New untuk duduk dan New menurut sambil menampilkan wajah kesakitan.Dia meringis kesakitan sehingga air matanya mula keluar dan mengalir lagi.

"sakit?"tanya Krist.

"aku bahkan tidak bisa merasakan kakiku"balas New lemah.

"minum dulu"

Krist membantu New untuk minum dan langsung saja airnya habis dengan beberapa tegukkan.

"mau lagi?"

New hanya menggeleng lemah.

"setelah ini aku akan menyuapimu makan"Krist berdiri menuju kesebuah meja yang terdapat makanan yang sudah disediakan disana.

"lepas.."lirih New yang melihat dirinya masih diborgol.

Dengan wajah yang datar Krist membawa semangkuk bubur hangat lalu duduk disamping ranjang berhadapan dengan New."ayo makan"

"lepas~"lirih New lagi yang tidak berhenti mengalirkan air matanya.

"setelah makan.Kau bisa kekamar mandi jika ingin melakukan sesuatu"

"lepas..~"

"setelah itu.."Krist menatap New dalam."kau harus seperti ini lagi"

"AKU BILANG LEPAS!!"bentak New dengan suara serak.

Krist menunduk dan mengaduk bubur yang berada ditangannya."tidak bisa"

"kenapa?!"

"kau tidak bisa lari kemanapun.Jiwamu sudah terikat disini.Siapapun tidak bisa meninggalkan keluarga ini."

"lepas..kumohon..~"New mula merayu menatap Krist.

Krist mendongak dan menghembuskan nafas berat.Menatap anak mata New dalam sedalamnya."bukankah aku sudah memperingatkanmu?"

Mata New membesar sempurna.

"bukankah aku sudah menghalangimu?apa kau melupakan itu?aku bahkan meminta mu pergi.Aku bahkan memohon untukmu pergi"sambung Krist.

New terdiam mengingat ucapan dari Krist sebelum dirinya benar-benar sehancur ini.Dia menunduk dan mengingat perjalanannya sehingga wajah Mild muncul dibenaknya."m-mild..~"

"gadis itu baik-baik saja dibawah sana.Aku melihat mereka diberikan makan sebelum aku naik kesini untuk melihatmu."balas Krist dengan tenang.

"kalian..benar-benar bajingan..brengsek"

"hari ini kau bakal baik-baik saja.Bajingan tay itu sedang sibuk diperusahaannya maka dia tidak akan menyakitimu.Tapi hanya untuk hari ini..berharaplah besok dia tidak kembali kesini"

IM NOT DEVIL(END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang