Perpustakaan Universitas Indonesia

6 1 0
                                        

Satu minggu setelah acara Reuni Akbar SMA Kusuma Bangsa Jakarta selesai, Kirana dan kedua teman-temannya kembali berpisah. Jessie harus pulang ke Medan, karena ia berkuliah di sana. Abel kembali ke Bandung. Kirana menetap di Depok. Ia tidak akan pulang ke Yogyakarta tempat keluarganya, sebelum kuliahnya selesai. Kecuali hari libur panjang. Sedangkan PACOKER alias PASukan COwok KERen, kebetulan semuanya orang Jakarta, dan memang juga berkuliah di Jakarta. Dan kebetulan, yang berkuliah di Universitas Indonesia hanya Jonathan dan Kirana. Jonathan yang mengambil jurusan ekonomi bisnis sebelumnya tidak pernah bertemu dengan Kirana di kampus. Tapi setelah acara malam itu, mereka bertemu lagi secara tak sengaja di perpustakaan Universitas Indonesia. Seperti sudah ditakdirkan oleh semesta untuk mempertemukan mereka kembali.

 Seperti sudah ditakdirkan oleh semesta untuk mempertemukan mereka kembali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

..

Jonathan yang sedang memilih buku untuk bahan tambahan belajar ujian tengah semester dikagetkan dengan seorang wanita di seberang rak buku yang dia ambil.

"Kirana.."

Ucap Jonathan dengan spontan.

"Apa? lo tahu nama gue?"

"Eh.. ee.. hemm gak tahu sih, kayaknya nama lo Kirana deh? bener gak?"

"Bisa gitu ya, Jonathan.."

"Eh kok lo juga tahu nama gue?"

"Hha, siapa coba yang gak tahu nama si mantan ketua osis, sang idola anak-anak KUMBANG?"

"KUMBANG?"

"Kusuma Bangsa.."

"Oh iya ya, kok gue jadi ngelag sih, hehe."

Kirana hanya menaikkan lengkungan bibirnya dengan tipis dan kembali melihat-lihat buku di sekitarnya. Sedangkan Jo, ia bengong dan tak percaya. Perilakunya tak bisa berbohong bahwa ia sedang salah tingkah. Tapi di sisi lain, Jo bingung, ia harus bagaimana. Biasanya kalau ada cewek yang bertemu dan kenal dengan Jo pasti akan selalu banyak basa-basinya, banyak modusnya, banyak gombalnya, bahkan bisa-bisa minta nomor HP Jonathan juga sekalian. Tapi kali ini, ia merasa seperti tidak menarik sama sekali di depan Kirana. Dan itu yang justru membuat Jonathan semakin tertarik dan penasaran dengan gadis itu.

..

Jo bertekat kembali menghampiri Kirana. Ia memang seringkali memenangkan perlombaan, bahkan memenangkan hati semua orang. Tapi untuk Kirana, Jo merasa tak punya bekal apa-apa untuk mendapatkan hatinya. Jangankan hatinya, perhatianya saja sulit. Meski begitu, tidak ada kata menyerah sebelum dicoba dalam kamus hidup Jonathan. Apapun yang membuatnya tertarik, apapun yang membuatnya penasaran, harus ia perjuangkan, mau dapat atau tidak, itu hanyalah bonus dan keberuntungan.

...

Tbc

Angel BabyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang