makasih buat yang udah kasih bintang buat book ini
happy reading!!
.
.
.
.
.
Tatapan Haruto melebar saat mengetahui sosok yang lengan sweeter nya terkait pada gelang yang haruto pakai . Jantung nya berdebar kencang . Dunia nya terasa terhenti .
"Kyu!?"
"Haru!?"
"Ju- Junkyu?!"
ucapan terkejut Haruto menyadarkan Junkyu yang juga terkejut dengan pertemuan tiba tiba ini. Buru buru dia melepaskan benang dari sweeter nya yang tersangkut pada gelang Haruto .
Haruto menarik lengan Junkyu ketika si manis berhasil melepaskan kaitan yang tidak sengaja di antara mereka , mencoba menahan pergerakan Junkyu .
"tu-tunggu dulu bentar" pinta Haruto
"maaf tapi kami buru buru" Junkyu melepas paksa tangan Haruto yang mencengkram lengannya kemudian berjalan lebih dulu.
Sadar kalau Yoonbin masih belum beranjak dari tempat nya, Junkyu menoleh ke belakang.
"Sayang, katanya buru buru, ayo!" ajak Junkyu pada Aben dengan menekankan kata 'Sayang' pada ucapannya barusan.
"hah??" Jungwon yang sedari tadi menyaksikan adegan yang menurut nya layaknya sinetron itu bersuara saat mendengar panggilan Junkyu untuk lelaki yang tidak di kenal nya itu
'sayang? makin asik aja nih kayak nya alur nya' batin Jungwon yang masih menonton tanpa ada niat terlibat di dalam nya.
Junkyu menarik Tangan Yoonbin yang masih terdiam dengan situasi tiba tiba ini .
"ayo nanti kamu kena marah atasan" Junkyu menarik tangan Yoonbin dan memimpin perjalanan. menuju bagian di mana kendaraan mereka di titipkan. Parkiran.
Haruto terdiam melihat kepergian Junkyu begitu saja. Antara ingin mengejar namun keberadaan Yoonbin membuat nya mengurungkan niat nya. Tapi dia ingin banyak berbicara pada Junkyu, tapi kaki nya juga seolah enggan bergerak .
Jungwon menggelengkan kepalanya heran .
"giliran ketemu malah bengong, ck ck ck"
Jungwon lalu mendekati sahabat nya itu
"ga mau di kejar?"
"ada Aben di situ"
"tujuan lu siapa ? kak Junkyu atau cowok di sebelahnya tadi?"
"Jelas Junkyu lah"
"yaudah tunggu apa? kejar lah bego. Malah bengong kaya patung, ilang jejak mampus lo"
Jungwon berjalan cepat mengikuti arah Junkyu dan Yoonbin
"iya juga ya, kenapa gue ga kepikiran, arkkhh Haruto bodoh, tunggu whoii!!!" Haruto berlari mengejar Jungwon yang udah jauh , kecil kecil jalan nya cepet udah kaya maling takut ketangkep. ..
.
.
.
.
Yoonbin membuka pintu mobil agar Junkyu bisa masuk kemudian menutup nya kembali setelah di rasa Junkyu sudah pada posisi nyaman nya. Yoonbin duduk di kursi pengemudi dan memasang sabuk pengamannya.
"bisa nggak yang?" Yoonbin memastikan Junkyu sudah aman dengan seatbelt nya.
"udah kok, ga susah ini, yuk berangkat" ajak Junkyu. Dia takut Haruto mengejarnya walau sebenarnya dia tidak yakin . Untuk apa Haruto mengejarnya kalau selama ini Haruto yang menginginkan dia hilang dari hidup pria berdarah jepang itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Second Change (Harukyu) [End]
Fanfiction"gue nerima lu bukan karna apa yg lu punya, tapi nyatanya lu anggap gua sebaliknya" - Junkyu "maaf, jangan pergi lagi" -Haruto "posisi gue terjepit " -Jeongwoo. Warning , BxB zone Dom: Haruto Sub : Junkyu
![Second Change (Harukyu) [End]](https://img.wattpad.com/cover/304205180-64-k884566.jpg)