sekali up langsung 5 chapter, mantab gak tuh wkkw
happy reading
warning
mengandung konten 🔞🔞🔞🔞
anak kecil harap minggir..
🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋
"Junkyu pulang sama gue"
mereka bertiga sontak menoleh ke belakang dan terkejut saat mendapati Haruto berdiri di belakang mereka dengan pakaian casual nya.
"lu udah kaya mata mata ya perasaan, di mana mana muncul terus" julid Jihoon yang sebenernya masih nggak suka dengan kehadiran Haruto kembali, namun karna junkyu yang diam saja jadi dia sedikit melunak
"Kyu.." panggil Haruto saat Junkyu sedikit mematung.
Jujur Junkyu takut jatuh kembali pada pesona seorang Watanabe Haruto . Jika sebelum nya ada Yoonbin yang menguatkan iman nya, kali ini dia jomblo. dia takut . takut dengan penolakan di masalalu. Tapi Jihoon dan Hyunsuk punya janji tersendiri dan tidak mungkin dia terus menyusahkan sahabat nya bukan?
"Kyu pulang sama kita aja ya" bujuk Jihoon
"gue sama Haruto aja deh, kan kalian mau survey gedung. biar cepet pulang juga. Gue tau kak Jinan kalo kasih referensi gedung tuh ga cuman sebiji dua biji, nanti kalian pulang malam kalo ga pergi sekarang"
"tapi kyu.." Jihoon khawatir
"gaapa ji, gih sana. Bye Jihoon, Bye kak Hyunsuk" kata Junkyu masih berdiri di tempat nya.
"yaudah deh, kalo ada apa apa kabari ya" kata Hyunsuk. lalu keduanya masuk kedalam mobil hitam milik Hyunsuk dan kemudian mobil itu menjauh dari area parkir.
"aku naik taksi aja ya" Junkyu berbalik arah hendak meninggalkan area parkir dan menunghu taksi dinpinggir jalan. Yang tadi dia ucapkan hanyalah alasan agar Jihoon dan Hyunsuk nyaman meninggalkannya.
Haruto menggengam tangan Junkyu, mencegah pria manis itu meninggalkannya.
"kyu, aku ga nerima penolakan. Kamu mau kak Yoonbin sedih?"
mendengar nama Yoonbin di sebut membuat Junkyu menoleh kearah Haruto.
.
.
.
.
.
Mobil haruto menepi di pekarangan rumah Junkyu. Rumah yang sudah lama tak Haruto kunjungi , sekitar 7-8 tahun lalu rasanya dia terakhir mengunjungi rumah ini. Saat itu Bunda Jisoo masih ada .
"mau masuk dulu?" tawar Junkyu
"kamu serius nawarin aku masuk?" Pertanyaan Haruto di balas anggukan oleh si tuan rumah.
"setidak nya itu masih jadi sopan santun ketika ada yang bertamu kan" kata Junkyu yang lebih dulu masuk , membuka pintu dan membiarkan pintu nya terbuka menandakan bahwa dia serius membiarkan Haruto masuk kedalam rumah nya. Ingat kau cuma tamu saat ini Haruto .
Haruto menelan salivanya kasar ketika menutup pintu utama. Bayangan masalalu kembali teringat saat berada di rumah ini.
Bayangan apa? kita lihat nanti ya. Kembali ke story.
Rumah junkyu ini sebenernya luas, sangat luas. Hanya saja bangunan nya seperti perumahan type 72 yang tidak terlalu luas , sisa nya adalah kebun belakang yang dulu di pakai jadi kebun bunga saat awal awal bunda Jisoo merintis usaha toko bunga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Second Change (Harukyu) [End]
Fanfiction"gue nerima lu bukan karna apa yg lu punya, tapi nyatanya lu anggap gua sebaliknya" - Junkyu "maaf, jangan pergi lagi" -Haruto "posisi gue terjepit " -Jeongwoo. Warning , BxB zone Dom: Haruto Sub : Junkyu
![Second Change (Harukyu) [End]](https://img.wattpad.com/cover/304205180-64-k884566.jpg)