[SEBELUM BACA FOLLOW DULU DONGG, HATI HATI DISINI TEMPAT HALU]
Bagi Tamara kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu adalah mimpi buruk baginya. setahun kehilangan kehangatan keluarga membuat jiwanya mati secara perlahan. Namun, kedatangan Ze...
Hai semua, apa kabar? Aku harap kalian semua dalam keadaan bahagia dan baik-baik saja. Sudah hampir setahun lebih sepertinya cerita ini mangkrak begitu saja hehe. Awalnya cerita ini pingin ku selesaikan cepat tapi ternyata, hidup sangat cepat berubah dan berputar, aku sendiri juga merasakan hal itu. Awal nulis cerita ini karena aku ingin mengasah kemampuan ku dan mencoba hal baru. Sungguh, aku nyaman menulis cerita ini bahkan cerita ini sudah selesai kutulis dan tinggal publish aja sebenarnya, tapi, karena aku belum bisa balance dengan hidupku berakhir terbengkalai-lah "TENEBRIS" ini.
Cerita ini kutulis saat aku masih suka nulis blog dan lulus kuliah S1, hidup harus selalu mencari, akhirnya aku dapat panggilan kerja di salah satu instansi 3 bulan kemudian aku melanjutkan S2 dan 6 bulan setelah S2 ku selesai aku menikah. Hidup begitu cepat sampai aku nggak sadar kalau aku punya kehidupan juga disini, punya tanggungjawab yang harus diselesaikan.
Sampai ketika aku buka kembali akun media sosial ku dan menemukan komentar dari seseorang yang mengingat cerita ini, dan berharap cerita ini di lanjutkan. Jujur, terharu walaupun itu hanya satu komentar, ternyata cerita ini masih diharapkan, diingat, dan disimpan. Setelah membaca komentar tersebut aku meminta pendapat suamiku, dan dia bilang aku tidak boleh mengecewakan orang yang sudah mengingat tentang ku, lalu dia mendukung ku untuk publish ceritanya.
Teman-teman, pelan-pelan aku publish satu-satu ya cerita ini, aku nggak bisa konsisten setiap minggu, tapi aku usahakan, karena selain menjadi istri aku juga bekerja hehe, terimakasih untuk yang sudah menunggu, i lovee ❤️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.