Sial atau beruntung?

8.6K 173 5
                                        

Pagi hari yg cerah ini aku disibukkan dengan kegiatan ku mempersiapkan formulir serta data" penting guna untuk mendaftar ke kampus yg sudah kurencanakan di kota, tak lupa juga aku mengabari fariz untuk mempersiapkan data" nya mulai dari mengurus surat keterangan Lulus(SKL) maupun Ktp dan data diri, benar benar sibuk hingga sore harinya aku merebahkan badanku di kasur empuk ku sambil memutar lagu favorit di Hpku.karena gabut aku memutuskan untuk online sebentar di Instagram cuman untuk sekedar melihat lihat Reels ataupun story org"

Aku tertarik dengan salah satu reels orang, bukan dari kreatif nya video tersebut tapi karena kekaguman ku pada pria berseragam apalagi tentara, sebenarnya aku ingin sekali mendaftar sebagai TNI tapi karena ibuku yg melarang ku alasan nya karena tentara itu suka bepergian jauh, beliau khawatir jika aku kenapa napa,maklum yaa anak tunggal.

Tanpa sadar aku pun terlelap, samar" aku mendengarkan suara langkah kaki yang mendekat untuk mematikan lagu yg masih terputar di hp ku serta memperbaiki posisi tidurku,namun hari ini aku terlalu lelah untuk bangun walaupun sedikit saja

~~~~

Dering Hp membangunkan ku dari tidur nyenyak ku,dengan mata yg masih sayu aku coba meraba raba kasurku mencari benda yg sedang berbunyi tersebut,setelah mendapatkan nya aku langsung saja menjawab telfon tersebut tanpa melihat nama nya terlebih dahulu

"Halo dy" orang tersebut berbicara

"Heh lu ternyata riz,ngapain telfon pagi" gini, lagi enak tidur juga" jawabku dengan suara parau dan nada malas

"Pagi pala lu,ini udah menjelang siang bego lu mau ikut kagak,kalo nggk gw sendiri aja ke kota" jawabnya agak ngeles

Sontak gw hampir saja terjatuh dri kasur ku karena melompat, dengan terburu buru aku mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi untuk mandi dan segera bersiap siap . Tak lama kemudian fariz pun sudah tiba di depan rumahku dengan motor gede nya serta tas punggung yg ia bopong

"Ayo buruan keburu rame ntar jalan "

"Bentar gw pamit dlu ama nyokap" jawabku seraya memakai helm

Tiba tiba ibu ku sudah bergabung bersama kami yg sedang asyik ngobrol

"Eeh fariz gak masuk dulu, ayo sarapan dulu " ibuku mempersilahkan

"Emm makasih tante udh mau nawarin tapi tdi pagi sya udh sarapan di rumah soalnya lagi buru buru juga tan" jawabnya ramah

Aku menatap mimik muka fariz, dalam batinku coba aja gak buru" pasti fariz langsung masuk kedalam buat sarapan haha, fariz menatapku aneh dia tau apa yg aku pikirkan kami pun hanya melempar senyum tawa

"Oh iya pelan" aja ya nyetirnya trus kalo udah disana jagain ardy nya dia masih belum bisa jaga diri"

"Siap tante nanti sya jagain ardy nya layaknya ratu haha, aman kok tan" jawabnya terkekeh sembari melihat wajahku

Aku memasang muka datar pada fariz dan di sambung tawa oleh mereka berdua. Kami pun memulai perjalanan ke kota yg biasa memakan waktu 1 jam perjalanan

~~~~


Sampai lah kami di kota , coba tebak tempat yang duluan kami kunjungi? Yups, Warung makan Karena di perjalanan tadi fariz terus saja menggerutu karena menolak tawaran sarapan dri ibuku tadi. Kebetulan warung yang sedang kami tempati ini bersebelahan dengan Kampus yg kita tuju ,setelah mengisi perut kami pun memutuskan untuk mencari kost kostan di sekitar sini yang kiranya layak di tempati olehku, fariz akan tinggal bersama di rumah kakanya yg tidak jauh dari kampus ini

SERSAN KUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang