Jam menunjukkan pukul 09.00 waktu Paris.
Vya dan Mark masih belum bangun dari tidur nya, mereka habis melakukan ritual semalaman. Ya, Mark benar benar menagih jatahnya semalam. mereka melakukannya hingga pukul 2 dini hari.
Mark melenguh ketika cahaya matahari menerobos masuk melalui celah celah jendelanya dan mengenai wajahnya.
Eunghh
Mark mengerjapkan matanya dan menatap vya yang masih tertidur pulas disampingnya dengan senyuman jahilnya.
Mark bangun dan membuka jendelanya hingga cahaya matahari membuat vya merasa terusik dalam tidurnya. Tak hanya itu, Mark pun menciumi seluruh wajah vya hingga membuat vya terbangun.
"Mark jangan ganggu, ih" kata vya dengan suara serak khas orang baru tidur
"Bangun sayang, ini sudah siang"
"Jam berapa sih?" tanya Vya masih menutup matanya
Mark mengecek ponselnya. Betapa terkejutnya dia melihat banyak notifikasi di ponselnya. 45 panggilan tak terjawab dan 50 pesan belum terbaca dari Alex tangan kanannya. biasanya Alex tidak seperti ini, pikir Mark.
"Udah jam 9, yang" kata Mark
Vya seketika langsung membuka matanya, dan berdiri dengan hati hati.
"Kita kesiangan Mark, kamu ga kerja?" tanya Vya
"Udah terlambat juga kalo mau kerja, mending dirumah aja sama kamu" kata Mark
"Engga. kamu harus tetap kerja, sana mandi. Aku akan siapin makanan buat kamu" ujar vya
"Tapi yang, aku kan udah terlambat" rengek Mark
"Kamu kan bos nya." geram vya
"Iya juga, tapi aku gamau kerja sayang"
"Kerja. cepetan siap siap" suruh vya yang mulai keluar
Mark mengintil dibelakang vya dan terus merengek agar vya membiarkannya untuk tidak bekerja.
"Sayang, aku gamau kerja. mau dirumah aja sama kamu" ujar Mark
"Kalaupun kamu ga kerja, kamu juga bakalan sendirian di apartemen. Aku harus datang ke rumah sakit jam 1 nanti" ujar vya
"Rumah sakit? buat apa kamu kerumah sakit?" tanya mark
"Gapapa aku hanya ingin bertemu dengan shela" jawab vya
"kalo gitu nanti aku anterin" putus mark
"Gausah, mendingan kamu kerja aja sana"
"Kalo gitu kamu ikut aku ke kantor dulu, nanti aku anter lagi ke rumah sakit. Gimana? mau? harus mau, oke ayo siap siap"
Mark langsung menggandeng vya menuju kamarnya untuk bersiap siap, sedangkan vya yang digandeng hanya melongo dan menurut.
Setelah bersiap siap, kini mereka langsung berangkat ke kantor Mark dengan menggunakan mobil Mark.
Skip sampai kantor.
Setelah mobil terparkir dengan rapi, Mark langsung turun dengan memasang wajah datarnya diikuti dengan vya yang memasang wajah ramah.
Mereka berjalan beriringan masuk kedalam kantor dengan mark yang melingkarkan tangannya di pinggang vya.
"Selamat siang tuan dan nyonya" sapa karyawan yang melihat mereka
"Siang" jawab vya
sedangkan Mark hanya diam dan tidak melirik sama sekali. Vya yang sudah tau sifat Mark hanya menggelengkan kepalanya saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Life Story [MarkHyuck]
FanfictionKisah seorang pria berwajah tampan dan memiliki sifat yang cuek dan dingin di depan publik, namun memiliki sifat yang receh didepan keluarga. Dipertemukan dengan seorang gadis cantik dan manis yang memiliki sifat ramah dan ceria di depan publik maup...
![Our Life Story [MarkHyuck]](https://img.wattpad.com/cover/310775728-64-k681831.jpg)