Victor mendengus kesal,membangunkan Alden dari hibernasinya sungguh melelahkan,ia tidak akan bangun.
"Bentar aja torr plss"
Victor pasrah dia kembali merebahkan tubuhnya disamping Alden.
Alden membalikan badan menatap Victor yang sedang memainkan ponselnya.
Alden merengut kesal karena di abaikan Victor.
Alden bangun dan duduk diatas Victor.
Victor yang mendapat perlakuan seperti mengangkat satu alisnya.
"Kenapa?" Victor menatap Alden yang duduk diatasnya.
"Jangan diemin aku"
Victor menarik Alden lalu menukar posisi mereka,sekarang Victor lah yang diatas.
"Jangan macem macem lo bangsat"
"Ga boleh kasar"
"Boleh aja sih"
Victor memutar bola matanya malas,jika sudah berdebat dengan Alden tidak akan ada habisnya.
"Harus dihukum karena ngomong kasar" seringai Victor.
Alden yang panik langsung mencoba mendorong tubuh Victor,tapi tentu saja ukuran badan yang Victor miliki membuat Alden susah mendorongnya.
"Jangan macem macem,maaf ga bermaksud ngomong kasar jangan dihukum" mohon Alden.
Dia tahu apa maksud 'hukuman' yang dimaksud oleh sang kekasih.
Victor menyeringai lagi.
"Ya gabisa gitu,kalau dihukum terima aja den"
"Enggakkk!!!,jangann!, maaf,ampun,jangan sayangg!!"
Victor memasukkan tangan kedalam kaos milik Alden.
"Jangann sayang,pleasee!!"
Victor mencari cari letak nipple kecoklatkan milik sang kekasih.
Setelah menemukanya ia memainkan nya sebentar.
"SHAHHAHAHHA,geli bangsat"
"Kasar lagi?"
"Enggak kok,udah cukup hukumannya?" tanyanya dengan sorot mata penuh harap.
"Belum"
"Pleaseee..."
Victor tertawa melihat wajah Alden yang memelas dan mengangguk.
"Untuk sekarang hukumannya udah selesai,sana mandi,lanjut nanti malem aja"
Alden segera berlari menuju kamar mandi.
Betapa memalukan yang ia dan sang kekasih lakukan.
Victor memainkan nipple-nya,sungguh memalukan.
Victor mengulum senyum,Alden lucu saat memohon tadi,rasanya ia ingin memakan Alden saat itu juga.
Ting....
Victor melirik ponsel Alden,lagi lagi dia melihat notifikasi dari Laura.
"Hai sayang met pagiii,met melakukan aktifitass,kapan ya kita pacaran?"
Baca Victor dalam hati.
Victor mengetikan sesuatu
"Maaf Ra,kita cuma temen dan gabakal bisa pacaran.
Victor tersenyum puas melihat ketikakannya.
Alden yang melihat Victor tersenyum sambil melihat ponselnya pun merampas ponsel miliknya tersebut.
"Apaansi tor ngapain ngetik kayak gini?" tanya Alden setelah membaca ketikan Victor.
"Emangnya kenapa?lo ada rencana buat pacarin Laura?"
"Ya gak gitu tor"
"Yaudah berati gapapa dong"
Alden menghela nafas.
Mendekati Victor lalu memeluknya.
"Gue gak akan pernah berpaling dari lo,kalo sampai gue berpaling dari lo,lo bisa jadi orang pertama yang mukul gue"
ucap Alden sendu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Viden in love
RomanceKisah tentang Victor dan Alden yang tak sengaja bertemu - Tjoa Victor Agustino Wibowo -Christopher Jonathan Alden Tidak ada kaitannya dengan kehidupan asli masing-masing cast Tysm🤓
