Seperti biasa pawat memang lebih dulu bangun dari nanon.
Pawat mandi dan berlalu pergi tanpa membangunkan nanon dan tanpa sarapan pagi.
Pawat pergi kekampus padahal kelasnya tidak ada .tapi karna prasaan kecewanya semalam pawat bingung harus kemana.
Sebenarnya pawat ingin ke rumah orang tuanya karna bagaimana pun juga pawat pasti merindukan kamar atau barang - barang nya.
Tapi demi menjaga prasaan orang tuanya dan menjaga nama baik om serta nanon pawat memilih untuk pergi ke kampus.
" Pawat mau kemana ? "
Gulf menegur pawat yang berjalan menuju taman.
" Hm ke taman phi "
" Pawat ada kelas ga ? "
" Ga phi "
" Ikut phi ke HIMA phi mau bahas debat internasional semester depan "
" Baik phi "
Pawat dan gulf pun berjalan seiringan menuju HIMA .
.
.
Nanon merasa gerah karna sinar mentari sudah memancarkan cahaya menyengat pertanda pagi akan berganti siang.
" Nghh...Hoammm. .. ." Nanon duduk dan membuka matanya tepat didepan sofa.
Nanon mengerutkan keningnya melihat pawat sudah tidak ada di sofa . nanon melihat jam di layar ponselnya sudah menunjukkan pukul 12 siang.
" Hahh .. " Nanon terkejut dan bergegas mandi karna pawat ada kelas jam 1 siang.
Dengan tergesa - gesa nanon mandi dan memakai bajunya dan berlari keluar kamar mengambil buah apel didalam kulkas dan masuk kedalam mobil.
Selama perjalanan ke kampus nanon hanya mengingat pawat.
Begitu banyak pertanyaan dalam benak nanon.
Tak terasa nanon tiba di kampus dan nanon melangkahkan kakinya dengan terburu-buru menuju kelasnya.
Nanon bersyukur karna dosennya belum masuk.
" Hah..hah... " Nanon mengatur nafasnya.
" Selama siang "
Dosen pun masuk dan menyapa para mahasiswa dan memulai perkuliahan.
Selama dikelas nanon hanya mengingat pawat dan nanon sangat ingin bertemu dengan pawat karna rasa bersalahnya.
" Pasti dia sangat kecewa , dia tidak lagi membangunkan ku " Batin nanon.
Setelah selesai kuliah nanon bergegas menuju gerbang utama karna nanon tidak tau pawat berada dimana .
Tak terasa nanon sudah menunggu pawat 4 jam di depan gerbang utama kampus.
Nanon mulai kesal dan panik.
Nanon kesal karna sudah menunggu lama .
Nanon panik kalau terjadi sesuatu kepada pawat.
" Akh.. menyebalkan sekali "
Nanon mengacak rambutnya kasar.
" Halo pa , bisa kirim kontak pawat pa "
Nanon dengan rasa malu yang berusaha dia sembunyikan terpaksa harus meminta kontak pawat kepada papanya walau awalnya papanya marah - marah.
" Huhh...."
Dengan mengeluarkan nafasnya kasar nanon menghubungi kontak pawat.
" Hm halo ? "
Nanon terdiam mendengar suara lembut pawat yang tidak pernah kasar kepadanya.seketika nanon merasa paling jahat didunia.
" Halo ? "
" Aku digerbang utama " Singkat nanon dan mematikan panggilan secara sepihak.
.
.
" Hah ? " Pawat yang masih berada di HIMA mengerutkan keningnya mendengar perkataan nanon .
" Kenapa paw ? "
" Hmm phi kayaknya pawat harus pamit pulang dulu "
" Ohiya paw hati - hati phi juga sebentar lagi mau pulang kok "
" Bay bay phi "
" Hati - hati paw "
" Iya phi "
Pawat mempercepat langah kakinya menuju gerbang. prasaan pawat bercampur aduk disatu sisi pawat masih kecewa dan disisi lain pawat merasa senang karna nanon menghubunginya.
Tok ..tok..
Nanon pun membuka pintu mobil dengan wajah kesalnya.
Pawat pun masuk kedalam mobil tanpa mau memulai percakapan.
" Aku sudah menunggu disini 4 jam " Ucap nanon datar .
" HAH???? . . .Yang benar ? "
Nanon hanya diam dan menatap ke arah luar .
" Maaf tadi ada kegiatan "
" Kok dia yang duluan minta maaf " Batin nanon.
" Apa itu sudah sebanding dengan perbuatan ku semalam yang sudah menyakitimu " Ucap nanon datar.
Pawat hanya diam tidak mau melanjutkan percakapan itu.
" Pawat "
" HM "
" Kamu masih marah ? "
" entahlah "
" Maafkan aku "
" hm "
" hm apa pawat yang jelas dong !! "
Pawat hanya diam dan fokus melihat jalan.
" Pawat berhenti dulu "
" Kenapa ? "
" Kita harus menyelesaikan masalah ini "
" Iya aku maafkan "
" Kamu berbohong "
Pawat lagi - lagi hanya diam.
" Berhenti gak !! " Teriak nanon.
Sittttttttt .. . .
Pawat merem mobil mendadak yang membuat nanon terkejut.
" Kamu apa - apaan sih ? "
" Mau kamu apa sih nanon korapat ? " Ucap pawat tegas.
" Kamu gila ya , kamu yang ngerem dadakan sekarang kamu nanya aku kenapa "
" Huh.. terserah kamu saja "
" Kamu tidak mau memaafkan ku ? " Ujar nanon serius.
" Iya aku sudah memaafkan mu "
" Kalau ngomong tu lihat orangnya pawat "
Pawat menatap mata nanon tanpa berkedip.
" Iya nanon aku sudah memaafkan mu " Ucap pawat lembut.
" Cuppp..... "
Nanon mengecup bibir pawat secara tiba - tiba yang membuat pawat mematung dan membulatkan matanya.
" Ayo pulang " Ucap nanon yang berusaha menyembunyikan kegugupannya.
Pawat pun memutar pandangannya lurus ke depan tanpa mengedipkan matanya dan melajukan mobil dengan kecepatan rata - rata.
Selama di perjalanan mereka hanya diam karna merasa sangat canggung.
Setibanya di rumah nanon lebih dulu turun dan bergegas masuk ke dalam kamar.
Sedangkan pawat mengatur nafasnya dan berusahan menetralkan rona wajahnya.
Malam ini mereka berdua tidak melakukan komunikasi dan saling memaksakan diri untuk tidur.
.
.
.
Jangan Lupa di Vote dan Komen ya
KAMU SEDANG MEMBACA
Before you go [BL]
Teen FictionSTART : 17 Juni 2022 FINISHED : 17 Oktober 2022 🏅Highrank #2 in pawat ( 20 Oktober 2023 ) #3 in ohmnanon (7 Januari 2024 )
![Before you go [BL]](https://img.wattpad.com/cover/313474610-64-k425323.jpg)