Part 14

836 97 0
                                        

Hari minggu adalah hari yang ditunggu - tunggu oleh banyak orang karna hari minggu adalah hari libur.

Banyak orang yang melakukan liburan di hari minggu.Berbeda dengan pawat dan nanon yang masih sibuk dengan dialog argumentasi pikiran mereka.

" Pawat nanon ..." Mama nya nanon memanggil mereka.

Sedangkan nanon masih berpura - pura tidur dan pawat membaca bukunya walau sebenarnya pikirannya tidak fokus.

Nanon berdiri dan masuk kedalam kamar mandi .

" Ayok keluar mama sudah manggil " Ujar nanon.

Pawat pun berdiri dan mengikuti pawat keluar kamar.

Pawat dan nanon duduk bersebelahan.

Mereka semua pun makan dengan nikmat pagi ini.setelah selesai makan tuan korn pun memulai percakapan.

" Papa sudah membeli condo untuk kalian berdua dan itu dekat kekampus "

Pawat dan nanon mematung mendengar perkataan tuan korn.

" Kenapa pa ? "

" Ya kan kalian sudah berumah tangga tidak baik tinggal di rumah orang tua , pawat juga pasti sangat tidak nyaman " Ujar mama nanon.

" Iya juga ya " Batin nanon.

" Condo itu dibeli pakai uang papa sama tuan wang jadi kalian berdua harus menyamankan diri untuk tinggal bersama "

Pawat dan nanon hanya diam mendengar perkataan tuan korn.

Setelah selesai makan pawat dan nanon pun berkemas untuk pindah ke condo baru.selama berkemas pawat dan nanon hanya diam.

" Pawat papa minta maaf tidak bisa membantu kalian karna papa ada meeting penting "

" Iya om ga papa "

" Jangan panggil om pawat !! "

" Eh iya pa "

Tuan korn pun meninggalkan pawat dan nanon yang berkemas.setelah berkemas mereka pun pergi meninggalkan rumah dan menuju alamat condo yang sudah diberikan tuan korn.

" Kamu tidak nyaman ya pindah dari rumah ? " Ujar pawat.

" Hmm biasa aja "

" Hm baguslah "

Tak terasa mereka pun tiba di alamat yang mereka tuju.mereka pun mengemasi kembali barang - barang mereka.

1 Jam mereka melakukan aktivitas berkemas dan akhirnya selesai juga.

" Huhhh....capek banget " Ujar nanon sembari membaringkan tubuhnya di atas kasur.

Sedangkan nanon duduk diatas sofa.

" Kamu tidak capek ? " Ujar nanon.

" Pertanyaa apa itu , ya jelaslah aku capek kan kita sama - sama kerja " Ucap pawat.

" Kenapa tidak rebahan  ? "

Pawat hanya diam tidak mau menjawab pertanyaan nanon.

" Sini " Nanon menepuk sisi ranjang yang kosong 

Pawat menaikkan alisnya bingung.

" Kan papa sudah bilang kita harus menyamankan diri "

" Hm "

" Sini pawat "

Pawat pun berdiri dan membaringkan tubuhnya tepat disamping nanon.

" Deg .. deg.. deg.. " Jantung nanon tidak bisa diajak kompromi.

" Non kamu pernah pacaran ? " Ucap pawat datar .

" Tidak "

" Jatuh cinta ? "

Nanon hanya diam mendengar pertanyaan pawat. karna memang sekarang nanon memang merasa jatuh cinta kepada pawat.

" Kamu sendiri ? "

Nanon memutar pertanyaan pawat.

" Hmm aku juga tidak tau apakah ini yang dikatakan jatuh cinta atau tidak , aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya dan aku juga tidak pernah pacaran "

" Maksutnya ? "

" Mungkinkah aku jatuh cinta pada mu ? " Ucap pawat polos.

" Glupp..." Nanon terdiam.

" Aku merasa ingin selalu didekat mu , aku juga merasa ingin perhatian kepadamu , aku merasa sangat senang jika kita baikan , dan aku merasa berantakan jika kita bertengkar ."

Ucap pawat jujur.Sedangkan nanon hanya diam tidak percaya bahwa prasaan pawat sama dengan yang nanon rasakan.

" Apa kamu merasakan hal yang sama ? " Tanya pawat datar.

" Aku juga merasakan itu , tapi aku tidak tau apakah itu cinta atau hanya sekedar rasa tidak nyaman " Ucap nanon .

Seketika kamar menjadi hening mereka berdua merasa tidak tau harus mengatakan apa.

" Bagaimana kalau kita coba lebih serius ? " Tanya pawat to the point.

" Hmm baiklah "

Pawat tersenyum mendengar perkataan nanon yang menyetujui idenya.dan nanon juga merasa tersipu setelah mengatakan itu.

Hari minggu pawat dan nanon dipenuhi bunga dan kupu - kupu berterbangan di perut karna mereka sudah mengakui prasaan mereka satu sama lain.

.

.

.

Jangan Lupa di Vote dan Komen ya

Before you go [BL]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang