11

402 36 1
                                    

“mau jalan jalan?”tawar jay .

New mengangguk cepat , senyumnya mengembang ia sangat senang ketika seseorang didepannya berkata 'jalan jalan' .

Mereka berjalan beriringan disebuah mall yang cukup besar , jay merangkul pinggang new agar tak terpisah mall ini tiap harinya selalu banyak pengunjung .

Jay menangkap salah satu setelan baju disalah satu toko , ia melirik new sesaat lalu melirik baju itu lagi . Lalu jay menggiring new memasuki toko itu .

“diam disini”

Jay berjalan menghampiri mbak mbak penjaga toko itu , mbak mbak tersebut langsung membawa setelan baju yang bermacam macam ukuran namun modelnya sama .

“bang jayy mau beli baju kodok yang pendek begini?”tanya new bingung .

Jay terkekeh pelan sambil mengusak rambut new karna gemas . “engga lah ini buat kamu , coba dulu deh ukuran M atau L ”

New mengangguk pelan , ia senang nya bukan main lah bajunya pun sangat lucu . New dengan cepat memasuki tempat ganti pakaian setelah dicoba new rasa ukuran M yang cocok untuknya .

“bang jay!”

Jay menoleh kebelakang , melihat new yang lucu dengan setelan itu membuat jay mengembangkan senyumnya . Memang pilihan jay tak pernah salah

“udah abang bilang pasti lucu , yaudah lepas dulu abang mau bayar kekasir”.

New dengan cepat mengganti bajunya kembali , mereka berjalan menuju kasir namun mata jay menangkap sepatu boot yang terletak didekat kasir . “bentar sepatu boot putih kayaknya cocok deh kalo sama setelan baju kodok kamu kan sama sama putih”

Jay mengambil sepatu itu , ia sekali lagi meminta bantuan kepada mbak mbak penjaga toko itu . Setelah dirasa semuanya sudah terbeli mereka pun mencari makan karna perut new sudah meronta ronta ingin diisi.

                         
                                ***

“bang jay kayak nya kita bakal langganan ditempat ini deh , nasi gorengnya enak banget!”

“haha yaudah abisin kalo enak”

Mereka berada ditempat makan yang tempat nya tidak terlalu ramai , new yang iseng iseng memilih tempat ini karna katanya ingin mencoba nasi gorengnya .

New sedang asik memakan nasi gorengnya namun yang dihadapan new terlihat sangat terganggu karna ia menggaruk garuk hidungnya seperti gatal .

“bang jay ketoilet dulu ya”

New mengangguk . jay berlari kearah toilet ia melepaskan jari telunjuknya yang tadi sempat menutupi hidungnya . Darah segar mengalir keluar dari hidungnya kepala nya mendadak sakit sangat sakit hingga ia menjambak rambutnya sendiri dengan brutal .

30 menit berlalu new tak melihat tanda tanda jay keluar dari toilet . new beranjak ketoilet melihat keadaan jay .

Yang new lihat sekarang bang jayy sedang mengeluarkan sisa darah yang keluar dari hidungnya , dengan sigap new mengambil tisu untuk jay . Panik nya bukan main karna raut wajah new sekarang khawatir air matanya pun perlahan jatuh.

“maaf bang jay , pasti gara gara new”

“gapapa bang jay cuman kecapek'an”jay mengusak pelan rambut new . Mereka pun keluar dari tempat itu setelah membayar makanannya .



“bang jay hati hati ya besok main sama new nya libur dulu”

Jay mengangguk pelan ia meninggalkan new yang berdiri didepan gerbang rumah new sendiri .

Vote dulu

akhir cerita kita [end]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang