•chapter 10

21.4K 863 12
                                        

Gus Zafran melarang Alicia makan rujak banyak-banyak, karena dia tidak ingin istri nya terbangun tengah malam karena sakit perut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gus Zafran melarang Alicia makan rujak banyak-banyak, karena dia tidak ingin istri nya terbangun tengah malam karena sakit perut. Alicia dan bi Sumi sudah dekat, seperti ibu dan anak. Sebenarnya Alicia bisa bersikap dewasa, tapi karena ada sesuatu hal sehingga dia harus berlagak seperti anak-anak.

Setelah sholat Magrib Gus Zafran memanjatkan doa yang panjang. Alicia ikut mengaminkan doa suami nya. Dia tau Gus Zafran masih merasa kehilangan Zayyan. Tapi dia tidak ingin berlarut dalam kesedihan.

Alicia menyalami tangan Gus Zafran seperti biasa, dan Gus Zafran mengelus pucuk kepala Alicia yang terbalut mukena sambil sesekali mencium nya.

"Gimana, tegang gak besok mulai kuliah?"

"Tegang Gus,"

"Kamu semangat belajar nya, jangan pikirkan soal biaya karena semua itu saya yang akan menanggung nya."

"Iya Gus, terimakasih." Alicia menunduk.

"Emm Alicia.."

Alicia kembali mengangkat kepalanya, "iya Gus?"

"Bagaimana pendapat kamu kalau saya merenovasi pesantren Al-Azhar?"

Alicia berfikir sejenak, dia menatap suaminya. Tatapan mereka saling beradu dan menimbulkan keheningan. "Semua terserah Gus Zafran."

Gus Zafran tersenyum simpul, dia lagi-lagi mengelus kepala Alicia. "Kamu jangan sembarangan ya, tetangga kita Hindu."

"Iya Gus."

Setelah itu tak ada lagi percakapan yang terjadi di antara mereka. Alicia sibuk membereskan tempat sholat nya, sementara Gus Zafran sudah beralih mengambil Al-Qur'an ber-arti.

Lantunan demi lantunan ayat terdengar merdu di telinga Alicia. Dia merasakan ketentraman saat mendengar lantunan ayat suci Al-Quran yang di bacakan oleh suaminya. Gus Zafran sendiri merupakan penghafal Al-Qur'an, dia lulusan Kairo, dan seorang sarjana.

"Masya Allah, semoga Gus Zafran bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari Alicia. Andai Najwa ada.."

"Alicia," tegur Gus Zafran saat menyadari Alicia tengah melamun. "Sini, muroja'ah bersama."

Alicia menurut, dia bangkit mengambil Al-Qur'an milik nya yang baru dia beli bersama Gus Zafran di mall kemarin. Dia duduk di depan suami nya, jantung nya berdebar tak karuan, baru kali ini dia nervous di dekat suaminya.

Sekali lagi hati nya merasa bersalah kepada Riri. Dunia sungguh aneh, dia curhat kepada Riri mengenai Angkasa, dan ternyata Angkasa adalah sepupu Riri. Dan Riri curhat tentang Gus Zafran kepada nya, yang sekarang sudah menjadi suami nya. Jika bukan karena pendidikan, mungkin Alicia memilih mundur untuk Riri, tapi dia juga terpaksa melakukan nya.

 Jika bukan karena pendidikan, mungkin Alicia memilih mundur untuk Riri, tapi dia juga terpaksa melakukan nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Duda Pesantren (Selesai)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang