HAPPY READING!
----KELAS 6 SUN----
Keadaan kelas yang tenang pagi ini sudahlah hal biasa terjadi.
Kelas 6 Sun, kelas yang dibangga-banggakan setiap guru dan diberi harapan paling besar untuk membanggakan sekolah.
Kelas yang isinya hanya 26 murid dengan daya tarik yang berbeda-beda.
Memiliki kecerdasan alami sejak lahir dan disegani oleh banyak guru.
Tidak membuat jiwa sombong di dalam pribadi murid-murid kelas itu menjadi rendah diri.
Mereka hanya realistis dan menunjukkan keangkuhan mereka karena mereka memang bisa.
Skip!
Sofi, Wulan, Sulthan, Zehan, dan Tiar. Mereka berlima satu kelompok.
Mereka semua sedang berdiskusi mengenai tugas drama kelompok bahasa Indonesia dimata pelajaran kedua ini.
"So? We have a title and what's the next step?" tanya Sofi dengan masih fokus ke arah buku tulisnya.
Dia bertugas mencatat pendapat teman-temannya ketika tadi pemilihan judul drama mereka.
"Easy peasy! Tentukan tokoh dan sifat-sifatnya dan bagi," jawab Zehan singkat.
"Clearly! Kita sudah tahu tentang alur ceritanya juga. Tinggal pembagian tokoh dan sifatnya yang sesuai dengan kita," tambah Tiar memperjelas.
Hal itu membuat keempat temannya mengangguk membenarkan.
"Okay, hold on! Dengan metode voting atau milih sendiri-sendiri?"
"Milih sendiri!" serentak Wulan, Zehan, Tiar menjawab pertanyaan Sofi.
Sedangkan Sulthan hanya mengangguk.
"Good! Mari mulai dari ... Me as a WITCH!" ucap Sofi menegaskan kata 'WITCH' dengan wajah berbinar-binar.
"Me as the Husband of the witch!" ujar Sulthan dengan wajah datar.
Dia sedari tadi diam tidak bersuara sama sekali.
Teman-temannya yang lain pun hanya memaklumi karena mereka sudah biasa dengan sifat Sulthan.
Dingin, datar dan irit bicara bahkan kepada guru sekalipun.
Dia akan menjadi sedikit banyak bicara hanya pada orang-orang yang dia sayang.
"Pecfect couple, haha!" ucap Tiar sambil tersenyum lebar dan menggerlingkan matanya menggoda Sulthan.
Namun hanya diacuhkan oleh Sulthan.
Hal itu membuat Tiar tertawa lagi.
Beda dengan Wulan dan Sofi yang menggelengkan kepala saja.
Lalu Zehan yang mengalihkan pandangan dan berpura-pura tidak mendengar ucapan Tiar tadi.
"Oke guys gue sebagai pengawal tuan putri!" ujar Tiar setelah puas tertawa.
"Baiklah, aku yang menjadi tuan putrinya!" sahut Wulan dengan bertepuk tangan riang.
Dia memang sedikit kekanakan dan polos.
"Me as a prince!" ucap Zehan datar dan dia yang mendapatkan tokoh terakhir.
Zehan sebelas dua belas dengan Sulthan namun masih lebih dingin Sulthan.
"Wow, impressive! Kita semua sangat cocok dengan peran-peran itu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
PLESETAN NAMA [Slow Update]
Novela Juvenil⚠Gak ada deskipsi ya.⚠ Langsung baca aja. Jangan lupa follow dulu.❤ Hasil.karya.sendiri! Dilarang PLAGIAT!!
![PLESETAN NAMA [Slow Update]](https://img.wattpad.com/cover/271113520-64-k921667.jpg)