Seorang gadis yang misterius kembali hanya untuk mencari siapa pelaku yang membunuh sahabatnya tetapi malah di jadikan pacar oleh leader geng motor yang sangat terkenal akan ketampanan dan kepintarannya.
"Hahah biasa kok itu mah gue juga dulu gitu tapi sekarang gue korbanin tuh orang yang gue suka demi sahabat gue soalnya gue gak mau di anggap egois dan lebih mementingkan diri gue sendiri dari pada sahabat makanya gue korbanin orang yang gue suka"
~Azzioalfikkih~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah pulang sekolah tadi Angel kini langsung ke rumahnya untuk beristirahat sejenak kali ini dia ingin bersantai dan menikmati malam yang indah dan di penuhi bintang.
Angel mereberah kan tubuhnya di atas kasur nya jam kini telah menunjuk pukul 10 malam dan angin malam kini berhembus.
"Huh...capek banget" ujar Angel matanya kini mulai tertutup perlahan dan mulai memasuki alam mimpinya.
Prank...
Suara nyaring membuat Angel yang tadinya mulai memasuki alam mimpi tersentak kaget dan bangun dari tidurnya menatap ke arah jendela yang pecah.
Angel berjalan menuju jendela itu dan berhenti di depan jendela melihat batu yang di bungkus menggunakan kertas dan tali berwarna merah.
"Paan nih iseng banget jadi orang main lempar lempar segala gak tau apa harga kaca jendela berapa" Angel membawa batu berlapis kertas itu ke dekat meja belajar dan membukanya.
Matanya memterbelalak terkejut akan isi kertas itu yang bukan lain adalah sebuah surat dengan bau yang amis.
"Anjir nih kertas bau banget kek bangke" Angel menutup hidungnya dan mulai membaca isi surat tersebut dengan di bantu oleh cahaya dari lampu belajarnya.
____________________
Hai belum Nemu pelakunya yah? Utut kasihan banget Btw gue tau siapa Pelakunya dan gue Peringatkan ke Lo ada penghianat di dalam Angel's Hahahahaha
See u good bye
________________________
Setelah membaca surat itu dahi Angel mengkerut dan bertanya tanya siapa pelaku dari hal tersebut kepala Angel tiba tiba pusing memikirkan masalah yang semakin banyak menimpanya akhir akhir ini.
Angel berjalan menuju dekat ranjang dan meraih ponselnya di atas nakas dan mencari nama kontak seseorang. Dan mulai menekan tombol hijau yang mengartikan Angel sedang menelpon orang tersebut.