Angel of Death 21

75 7 0
                                    

Di negara lain kini seorang pria sedang menglap wajahnya yang penuh dengan darah dengan kain yang ia ambil dari asistennya, pria itu menatap jasat seseorang yang sudah ia mutilasi tersenyum puas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di negara lain kini seorang pria sedang menglap wajahnya yang penuh dengan darah dengan kain yang ia ambil dari asistennya, pria itu menatap jasat seseorang yang sudah ia mutilasi tersenyum puas.

"Permisi tuan saya mau menyampaikan bahwa nona muda akan sedang dalam bahaya" ujarnya sambil membungkuk hormat pada atasannya itu.

Sedangkan pria itu hanya tersenyum miring mendengar apa yang baru di sampai kan oleh asistennya itu lalu ia berbalik menghadap asistennya.

"Biar kan saja anak itu bermain main dengan bahayanya" setelah mengatakan itu dia berbalik dan berjalan menuju mobilnya dan di ikuti asisten berperawakan tinggi di belakangnya.

"Jangan lupa bereskan si brensek itu"

Mobil yang di tumpanginya melaju membelah jalanan malam yang dingin dengan udara

(๑¯ω¯๑)

Dengan setelan serba hitam Angel menaiki motornya dan tidak lupa menggunakan jaket kebanggan nya lalu melajukan motornya menuju ke area balapan yang telah di berikan oleh Xafi tadi siang.

Malam semakin larut membuat jalanan juga semakin sunyi membuat Angel tidak segan segan menambahkan kecepatan motornya.

Ketika sampai di tempat balapan lebih tepatnya sirkuit balapan, gadis itu menyapu pandangannya menatap semua orang yang hadir tiba tiba matanya melihat orang yang akhir akhir ini membuatnya jengkel dan gemas siapa lagi kalau bukan Leader SAGRA Rafael.

Angel mengabaikan Rafael lalu menjalankan motornya ke arah teman temannya.

Bagai mana Angel bisa mengetahui bahwa mereka teman temannya? mereka mudah untuk di tandai oleh Angel Karena kenapa. Lihat saja sikap aneh mereka yang kelewatan Bar bar itu. Walau hanya sebagian.

"Queen!!!!" teriakan Atlas paling menggelegar membuat semua orang menatap ke arah pemuda tinggi yang mengenakan helm pink yang berbeda dengan teman temannya.

Katanya di suruh ayang biar kiyowo, dasar anak mudah jaman sekarang bucinnya kek orang t0l0l.

Angel mengendarai motornya ke arah mereka dan saling bertos ria.

"Lo udah siapkan rencana nanti pas balapan?" Tanya Xafi

"Kamu nanya sama dia apa gue?" Tunjuk Arlan pada dirinya sendiri.

"Lah? Sebenarnya siapa yang balapan?" Ujar Atlas mulai menggaruk helm nya sendiri, Arlan menunjuk ke arah Angel.

"Kamu nanyeak? Kamu bertanyek-tanyekk biar aku kasih tau yenkk rwarrr"  Xafi yang sudah emosinya di ubun ubun langsung mendaratkan tamparan Slay ala Tante anggunly yang ada di toktik.

Angel Of Death [ On Going ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang