Aaron Moore, merupakan anak tunggal dari keluarga yang paling di hormati, memiliki kekuasaan dan kekayaan yang tiada habisnya. Setelah kematian kakeknya ia menggantikan posisi kakeknya sebagai pemimpin mafia. Aaron adalah dewa kematian bagi para mus...
Setelah sepanjang malam kini sudah menjelang pagi, hembusan angin dari pantai masuk dari dinding dan pintu kaca yang terbuka, pemandangan pagi begitu indah dan sejuk.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Keyzia baru saja keluar dari kamar dengan penampilan yang baru bangun, ia sudah menyempatkan diri untuk membasuh wajahnya dan memperbaiki rambutnya sebelum keluar dari kamar. Saat keluar ia langsung berjalan menuju dapur, di dapur ia mendapati Dava dan Tian sedang membuat sarapan pagi dan ada Melly juga di sana.
"Pagi keyzia!" Sapa Melly saat menyadari keberadaan keyzia
keyzia tersenyum kecil. Sedangkan Dava dan Tian yang sibuk ikut menatap keyzia yang baru saja datang lalu kembali fokus dengan perkerjaan mereka.
melly menghampiri keyzia.
"lagi ngapain?" Tanya keyzia
"Mereka lagi buat sarapan, Tian bilang Dava jago masak" jawab Melly
Keyzia mengangguk ngangguk paham sembari menatap Dava yang sibuk.
"Bantuin key!" Suruh Melly
Keyzia menggeleng gelengkan kepalanya tanda tidak mau. "Dia ga butuh bantuan gw!" Ucap keyzia
"Kok gitu? Katanya mau Deket?!"
"Itu dulu Sekarang ga!" Jawab keyzia dengan ekspresi datar
Melly bingung sembari mengerutkan keningnya bertanya tanya ada apa dengan ekspresi dan sikap keyzia yang menurutnya sangat berubah.
"Dava!" Panggil Melly membuat Dava mengangkat kepalanya menatap Melly "Lo di bantuin sama keyzia ya soalnya gw sama Tian mau keluar bentar" ucap Melly membuat keyzia reflek menatapnya dengan ekspresi terkejut
"Oke!"
Keyzia menarik lengan Melly. "Mel, Lo apa apaan sih, tega benget!"
"Gw ngelakuin ini biar Lo Deket sama Dava, tenang aja gapapa kok"
"Tapi Mel-"
"Shuttt, Dava bukan monster jadi ga usah takut. Lo tinggal jual mahal aja"
"Gw ga tau harus ngapain Mel!"
"Bantuin aja sebisa Lo!"
Sementara Tian mengerutkan keningnya, ia tidak pernah berencana untuk keluar tapi kenapa Melly mengatakan hal seperti itu, Melly dari tadi mengodenya.
"Mau kemana?" Tanya Tian menatap Melly
"Udah sini temenin aku" jawab Melly sembari menghampiri Tian dan menariknya untuk pergi meninggalkan dapur
Sedangkan keyzia tidak tahu harus berbuat apa, Melly dan Tian langsung pergi begitu saja membuatnya merasa canggung berada di dapur berdua dengan Dava.