Laiknya burung yang selalu terbang dengan kedua belah sayap kepercayaan nya setiap hari setiap pagi dengan gembira dan damai.
Di awal musim, dia melewati taman-taman indah yang bertabur bunga dan tanaman yang indah nan harum. Di kelilingi sungai yang jernih dan hutan yang lebat dengan naungan hangat dedaunan hijau indahnya.
Menikmati kedamaian, keindahan dan ketenangan di musim ini membuatnya mudah melupakan luka-luka kecil ketika terbang melayang mengarungi udara. Semuanya menghilang hanya dengan melihat keindahan mengelilinginya.
Dia bersyukur setiap hari setiap pagi dalam lubuk hatinya, "betapa beruntungnya diriku dilahirkan di dunia ini?" dia sumringah menyapa angin yang menerpa bulu-bulu di wajahnya.
Senyuman yang hanya akan bertahan hingga beberapa musim yang tidak pendek. Senyuman yang akan terlupakan setelah waktu menarik umurnya menjauhi dirinya. Senyuman... yang sudah kulupakan.
_Ijustneedahug_
Bukit Asri, Sun-Nov 7 21, 15:27
KAMU SEDANG MEMBACA
NEBULA
Non-FictionAntologi cerita pendek maupun coretan hasil produksi nebula yang tak berujung bersemayam di ruang kepala penulis sejak tahun 2018 hingga waktu terkini sebagai museum dan gudang menaruh aspirasi dan segala tulisan yang terlintas dan tumbuh sebelum la...
