Cerita tentang empat sahabat yang saling melengkapi melawan penyakit yang mereka derita.
"Kita ini satu, saling melengkapi, jangan ada yang pergi ya"
"Sakit, sakit sekali gue gak tahan, angkasa" - Matahari
"Berdarah lagi, masuk rumah sakit lagi"...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Langit kecil dulu sangat indah, bahkan sekarang juga namun sekarang sudah tak seindah dulu, tidak ada senyuman secerah dulu. " -Langit Yudhanel
💚💚💚
Hari ini sangat panjang, ntah mereka berempat yang merasakan saja atau yang lain juga ikut merasakannya.
Tapi tak apa mungkin hari ini tau mereka berempat ingin menghabiskan waktu dengan canda tawa bukan dengan tangisan.
"Om bawakan minuman" Kata Dipta sambil membawa empat cangkir
"Wah apa tuh om, langit haus" Ucap langit
"Sabar dong langit, " Kata Dipta
Dipta yang melihat mereka berempat tersenyum tipis, ia tidak mau kehilangan momen ini, Diam-diam Dipta mengambil handphone nya lalu memotret mereka berempat, Dipta senang bahkan tak tau harus di ungkapan oleh apa.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kok kalian tau sih, kalo om mau foto kalian" Kesal Dipta ia ketahuan memotret mereka, dan mereka malah bergaya seperti ini.
"Taulah, makanya jangan foto diem-diem, mau dijadiin bahan meme kan" Tuduh Angkasa
"Dih kamu ini nuduh baba aja"
"Om, kapan kita main basket nya? " Tanya Bintang
"Sebentar lagi, om mau kebelakang dulu" Kata Dipta
Melihat dipta kebelakang mereka bertiga melanjutkan aksi mengejek baju Angkasa.
"Angkasa liat gue editing baju lo" Kata Matahari
Angkasa yang melihat nya pun emosi. "Lo ya dibilang ini model! " Katanya
"Baju lo bisa dibuat green screen, Sa" Ujar Langit