menjelang siang hari ini sunoo sedang berada dikamarnya menonton drakor di laptop. Sekarang adalah hari sabtu, yang berarti sekolah mereka sedang libur. Sekolah mereka memang libur hari sabtu dan minggu, makanya hari ini sunoo bersantai-santai didalam kamarnya.
"Aihhh... Ayok kejar ayok!" sunoo berbicara pada laptopnya yang menampilkan sebuah drakor.
"Ihh apaan sih cowoknya, gentle donggg!! Pacar kamu yang mana sih?! Harusnya yang kamu kejar pacar kamu bukan sahabat cewek kamu!!! Itu juga sahabatnya centil banget sih! Ihhh cowoknya kok ngeselin banget sih!!" sunoo daritadi sibuk memprotes kelakuan sang pemeran di drama tersebut, dirinya benar-benar dibuat greget oleh drakor yang satu ini.
Tapi tiba-tiba HPnya berdering yang membuat fokus si manis teralihkan.
"Tumben ada yang nelfon di hari libur gini" sunoo kemudian mengambil HPnya yang terletak di meja samping kasurnya. Sunoo heran siapa yang menelfon nya, karena nomor tersebut tidak diketahui. Sunoo mengangkat telfonnya.
"Halo? Ini siapa ya?" sunoo bertanya pada orang disebrang telfonnya.
"ini gw jungwon" orang yang menelfon sunoo membalas pertanyaan sunoo. Gausah tanya lagi jungwon dapat nomor sunoo darimana, liat aja eps sebelumnya.
"Loh? Jungwon? Ada apa?" sunoo kembali bertanya, karena tumben sekali salah satu dari park bersaudara menelfonnya apalagi ini hari libur. Sepertinya ada suatu hal yang penting.
"Datang kerumah gw sekarang." ucap jungwon dengan ringan.
Tunggu? Apa? Kerumahnya? Heiii, napa nih tiba-tiba ngajak kerumah. Gk make basa basi lagi. Dasar jutek dalam pikir sunoo.
"Hah? Ngapain?" sunoo benar-benar dibuat bingung sekarang.
"Gw sama niki demam, gk ada orang dirumah. Semuanya lagi sibuk, bahkan ART aja lagi pada pulkam" jawab jungwon.
"Nu lo gk bisa kesini? Gw pusing bat ini"
'hemm itu kayaknya niki. Apa aku dateng aja? Kedengaran banget suara jungwon sama niki berat banget. Yaudah deh pergi aja, apalagi gk ada siapa-siapa disana' ucap sunoo dalam hati.
"Yaudah aku kesana sekarang. Jungwon tolong shareloc rumah kamu ya" kata sunoo sambil mematikan laptopnya.
"Mau gw jemput aja?" ucap jungwon dengan suara yang agak berat dan sedikit lirih.
"Apaan sih won. Kamu istirahat aja, kamu kan lagi sakit nanti kalo tambah parah gimana. Dari suara kamu aja udh capek gitu, aku yakin pasti kamu lagi pusing banget kan. Kamu shareloc aja" sunoo mengomeli jungwon yang berusaha ingin menjemputnya.
"Iya iya, kalo gitu lo hati-hati. Langsung telfon kalo ada apa-apa" ucap jungwon.
"Iyaaa, aku matiin dulu telfonnya"
Tutt!
Tutt!
Tutt!
Sunoo mengganti bajunya dan bersiap-siap. Sunoo kemudian turun kebawah dan mengunci pintu rumahnya. Lagian mama papanya pergi ke kantor perusahaannya. Kalopun mereka mau masuk rumah, sunoo gk bakal khawatir kalo dia belom datang, karena orang tuanya punya kunci cadangan..
Jujur saja sunoo tidak bisa membawa mobil ataupun motor. Jadi dia akan naik bus saja. Kenapa tidak bisa mengendarai mobil, padahal mobil papa nya bejibun di garasi? Jawabannya, karena tidak diberi izin sama papanya. Yah alasan papa nya karena nanti kecelakaan lah, itulah inilah, onolah. Intinya papa june takut anak perawannya kenapa-napa, jadi kalo sunoo ke mana-mana pasti papa june siaga mengantar dan menjemput. Tapi karena papa june lagi dikantor dan lagi sibuk banget karena ada rapat sama klien dari luar jadinya sunoo pergi sendiri, tohh juga sunoo sering pergi sendiri kok, jadi yaudahlah ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
IRIDESCENT // Sunoo Harem (END)
Storie d'amoreWilliam Valo Phamon adalah musuh dari Avender bersaudara, dan begitupun sebaliknya Avender bersaudara adalah musuh dari William Valo Phamon. Suatu hari Mereka bertarung dan berperang, yang menyebabkan mereka mati di medan perang. Tapi siapa sangka...
