lover (26)

2.6K 197 7
                                        

"Silahkan masuk saja kedalam" ucap seorang wanita yang seperti perawat.

Mommy jen, mama rose dan para menantu dan anaknya telah tiba di rumah sakit. Mereka langsung diantarkan oleh seorang perawat ke ruangan seorang dokter untuk konsultasi.

Mereka memasuki ruangan yang dominan dengan warna putih. Didalam ruangan tersebut terdapat beberapa tempat tidur dan 1 meja yang terdapat name desk plate yang bertuliskan 'Im Nayeon'

"Mohon ditunggu ya, Dr. Nayeon akan segera tiba" ucap si perawat.

Mereka hanya dapat mengangguk ria. Tak lama seorang wanita yang memakai jas dokter berwarna putih datang sambil memperlihatkan gigi kelincinya.

"Jen!" panggil si wanita itu yang memiliki name tag bertuliskan 'Dr. I'm Nayeon' di jas putihnya

"Yeon! Darimana lo?" tanya mommy jen pada Dokter itu.

"Ada pasien tadi. Aduh maap ya udah nunggu lama" jawab Dr nayeon.

"Halah gapapalah" saut mommy jen.

"Oiya kenalin ini Dr nayeon, dia teman mommy. tau gak dulu tuh ya dari heeseung sampai niki masih di perut mommy, Dr ini yang ngecek janin dan bantu mommy lahiran. Pokonya mommy langganan deh sama Dr nayeon" ucap mommy jen.

"Haha iya. Lo pertama kali konsultasi ke gw waktu heeseung masih diperut lo yekan, terus heeseung lahiran juga gw yang bantu. Jay juga lahiran disini, jake juga, sunghoon, jungwon, niki. Yaampun udah pada gede aja." Dr nayeon terharu, dia tidak menyangka waktu berlalu sangat fast. Padahal dulu tuh terakhir kali dia melihat anak-anaknya jennie saat jennie melahirkan si bungsu yaitu niki. Heeseung, jay, jake, sunghoon, jungwon masih sangat kicik👌 apalagi niki yang baru lahir lebih kicik lagi👌 tapi sekarang malah mereka tinggi, kekar, dan menjadi dominan kelas atas. Uwow syekaleh.

Heeseung dengan adik-adiknya sudah pasti tidak ingat, mereka hanya memasang muka cengo berusaha mengingat. Bahkan sampe author juara olimpiade matematika juga mereka gak bakal ingat.

"Astaga, kok jadi sedih-sedihan gini. Jadi ada keperluan apa?" tanya Dr nayeon.

"Engg.. Tolong cek anak saya dong, dok" ucap mama rose to the point.

"Ohh... It's EZ yow. Ayok dek manis tolong berbaring ke tempat tidur" Dokter nayeon mentuntun sunoo ketempat tidur.

"Lah yeon. Lo tau mana yang mau di cek? Kan belom gw kasih tau orang yang mau di cek yang mana." ucap mommy jen terpukau melihat nayeon yang sudah tau siapa yang akan dicek, padahal dia belom ngomong apa-apa.

"Aelah jenong... Orang yang rabun aja tau siapa ukenya, lo liat aja menantu lo mungil, imut, manis, cantik ini, gimana gw gak tau." Dr nayeon lama-lama kesal sama kelemotan mommy jen.

"Gw kira lo gk tau" cengir mommy jen.

"Ishh, yakali gw nyuruh anak lo yang udah jelas-jelas dominan, mereka aja pada bongsor, tinggi, sangar, dan berotot gini." Dr nayeon membuat mata jengah. "Yaudah sini tiduran diatas kasur dek" suruh Dr nayeon kepada sunoo.

Sunoo menuruti perintah Dokter itu. Dia berbaring diatas tempat tidur. Lalu kaos yang dipakai sunoo diangkat atau disisihkan setengah, jadi hanya perut sunoo yang terlihat.

Para suaminya yang melihat perut mulus dan putih milik sunoo hanya bisa meneguk ludahnya kasar. HUHHH dasar lemah imannya.

"Eungh... Mah~ sunoo masih gak paham ini maksudnya apa. Sebenarnya ada apasih mah?" gimana sunoo gak bingung, sudah jelas-jelas tadi mama mertuanya bilang kalo Dr nayeon ngebantu lahiran mommy jen, yang berarti Dr nayeon ini adalah Dr......

"Udah ya sunoo sayang, ntar lagi kamu tau kok" mommy jen mengedipkan matanya.

Ke-6 pawang sunoo sudah ketar ketir daritadi, dia takut rubah cantiknya itu diapa-apain sama Dr nayeon. Apalagi saat lihat Dr itu membuka kaos yang menutupi perut mulus rubahnya. Mereka takut jika sunoo akan kenapa-napa seperti di film-film Itu. Padahal mah Dr nayeon sedang menjalankan tugas saja, Dan sunoo juga tidak akan kenapa-napa.

IRIDESCENT // Sunoo Harem (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang