William Valo Phamon adalah musuh dari Avender bersaudara, dan begitupun sebaliknya Avender bersaudara adalah musuh dari William Valo Phamon.
Suatu hari Mereka bertarung dan berperang, yang menyebabkan mereka mati di medan perang.
Tapi siapa sangka...
Seorang wanita menghampiri sunoo ditempat duduknya kemudian mendudukkan dirinya ke kursi didepan sang laki laki itu.
"Kenapa ryujin?" tanya sunoo lembut sambil membuka bukunya.
"Boleh bagi tugas biologi ndak?" wanita yang dipanggil Ryujin itu meminta dengan nada diimut-imutkan dan muka memelas.
"Gosah gitu muka lu, jijik gw liatnya jin" seorang pria dengan tubuh pendek kemudian datang sambil menoyor muka Ryujin. "Anjing lu ye pyo, sakit nih muka gw. Nanti kalo muka gw jadi jelek gimana, kan nanti ayang lia gk mau lagi sama gw" bentak Ryujin kepada pria yang dipanggil dongpyo itu.
"Halah sok lu, emang pada dasarnya muka lu udah jeleknya" dongpyo merollingkan matanya dengan sangat amat-amat julid.
"Ishhh gw colok nih lama-lama mata lu ye nyet" Ryujin membuat gestur tangan membentuk gunting dan mengarahkannya ke mata dongpyo.
"Halah BACOT SIA ANYING, PAGI-PAGI REEBOET MULU YAAA JENG. LAMA-LAMA GW CABEIN JUGA NIH MULUT LU PADA" Tiba-tiba muncul lagi suara laki-laki terdengar, yang merasa terganggu dengan percakapan dongpyo dan Ryujin.
"Ehh! Wonjin, ihh kamu juga berisik teriak-teriak segala. Sabar jinn" ucap pria yang yang terdapat name tag 'hyeongjun' itu sambil menenangkan wonjin.
"APA! SABAR HENGGG... ndak ndak apa itu sabar? Salah sendiri pagi pagi dh berisik ni 2 bekicot" ucap pria ber-name tag wonjin.
"HALAH BANYAK CINCONG LU JIN, MAKANYA MAU TENANG TUH DI HUTAN JAN DISINI!" dongpyo tidak mau kalah dan melawan wonjin.
"Iye tuhh, lagian lu juga sama ributnya kelesss" Nambah Ryujin yang makin tak mau kalah dan mengompori.
"Aduhhh udah udah ihhh jangan ribut dong, kasian yang lainnya terganggu lohh. Kalian kalo mau berantem di lapangan aja, jangan sampe ganggu orang" sunoo mulai melerai mereka. Sunoo sunoo sunoo, dia sudah sangat amat sabar sekarang bahkan untuk membentak dan marah saja dia sudah tidak bisa karena sangking lembutnya hatinya sekarang 😂
"Eh! Hehehhehe, gk kok nuu. Cuman main-main aja itu tadi gk beneran kwokk" cengir Ryujin, dongpyo dan wonjin.
"Yaudah, tadi kamu minta tugas biologi kan? Ini bukunya, mendingan kamu cepat-cepat deh nulisnya soalnya 15 menit lagi masuk nih" ucap sunoo sambil menunjuk kearah jam di dinding kelasnya.
"LAH HIYAKKK!! EMAKKK!" Ryujin langsung buru-buru menulis dengan kecepatan kilat dan angin. Dongpyo, wonjin dan hyeongjun melihat dengan mata malas. Sedangkan sunoo hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu. . . . Kelas 11-2b kelas yang ditempati oleh sunoo dan para sahabat-sahabatnya, kelas yang sedang ricuh dan dipenuhi oleh aktivitas para manusia.
Jika bertanya mengapa ricuh? Dimanakah gurunya?
Jawabannya adalah kelas mereka sedang jamkos, karena buk nayeon yang mengajari pelajaran sejarah sedang tidak hadir karena mau nikah:') mari doakan saja yang terbaik untuk ibu itu:)))
"Eh eh tau gak.."
"Gak"
"Gw belom siap ngomong t@i" makian muncul dari mulut wanita bernama yujin itu yang sudah membuat aba-aba ingin memukul cowo yang ada di depannya itu.
"Yodah kancuttt mo ngomong apa lu" seorang pria dengan name tag renjun datang dan ikut mendudukkan dirinya dikursi. Disini mereka duduknya kek bentuk lingkaran gitu yee, jadi kek saling mengerumuni meja sunoo gitu paham kan? Kalo masih ndak paham, bayangin aja kek mana lu kalo lagi ngegosip bareng teman-teman lu.
"Jadi gw ada berita nihhhh... Kalo... Bakal ada murid baru gesss"
"Lahh yang bener lu yujing?" siswa yang sering dipanggil somay itu menggebrak meja sunoo dengan barbar. Sunoo dan yang lainnya mendengar gebrakan meja itupun langsung kaget dengan tidak elitnya.
"Iyeee sat. Gw tadi pas mau balik dari kamar mandi ngelewatin ruang guru, nah disitu mereka kek lagi ngomongin murid baru gitu. Kalo gasalah murid barunya tuh 6 cowok dan bersaudara" saut yujin menjelaskan kepada teman-temannya ini.
Sunoo yang mendengar semuanya dari awal hanya diam memandangi temannya dengan tatapan polos. Sungguh dia sangat bingung dengan teman-temannya ini, memangnya kenapa jika ada murid baru? Tapi ngomong-ngomong tentang 6 bersaudara, dia teringat dengan para avender bersaudara itu ahh... Apa mereka reinkarnasi juga? Dia merasa bersalah karena telah membunuh dan berperang dengan mereka.
"Sunoo sunoo kok kamu melamun sih? Kamu mikirin apa?" hyeongjun mengibaskan tangannya ke arah muka sunoo, memastika bahwa sahabatnya itu sadar.
Teman-temannya yang mendengar perkataan hyeongjun langsung beralih melihat sunoo. "Kenapa nuu? Kamu lagi capek? Atau ada masalah?"
"Ehhh gk kok! Gapapa aku gapapa kok, cuman yaa tadi tiba-tiba melamun aja, hehhehe aku juga gk sadar" sunoo tersenyum manis meyakinkan teman-temannya.
"Oh yaudahh. Oh iya betewe ada info lagi nih tentang anak baru itu, katanya 4 dari mereka kelas 12 dan 2 nya lagi dikelas 11." yujin memulai pembahasan itu lagi.
"Lah cok, nanggung bat dah kelas 12 pindah" dongpyo yang mendengar itu memprotes.
"Ntahlah, tapi gw kek dengar samar-sanar tadi ada guru yang bilang kalo ortunya mau fokus ngurus perusahaan yang ada di sini. Jadi mereka pindah dari New York ke koriyah" yujin kembali menjelaskan semuanya.
"Oalahhhh, nak luar tohhh. Widihh gilakkk njayyy" saut dari seorang wanita yang tinggi seperti tiang listrik, yang ntah datang darimana.
"EHHH AYAM, IKAN, PAUS, KECOAK, JANGRIK, OASUUU YUNA LU NGAGETIN AJA! LU DATANG DARIMANA COK" teriak kaget somi yang melihat yuna sudah berada di samping nya.
"Aelah mata lu aja yang katarak, gw mah daritadi dh disini keles"
Sunoo hanya menyimak saja, karena dia tidak tau harus bagaimana. Tapi sejujurnya saja dia penasaran dengan anak baru itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aawww anak buna gemoy bangettt ♡ >_< ♡
Gimana? Sampe sini udh ada yang bosen belom? Semoga belom bosen yaaaaaa... Maaf ya kalo lama masukkin 6 castnya, di next eps pasti mereka udah ada kok, tenang ajaaa yaaaaa😄